Sugiono Jadi Menko PMK, Ini Rekam Jejaknya sebagai Menlu

Newswire
Newswire Kamis, 01 Oktober 2026 19:27 WIB
Sugiono Jadi Menko PMK, Ini Rekam Jejaknya sebagai Menlu

Sugiono. /Instagram.

Harianjogja.com, JAKARTA— Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Pelantikan tersebut sekaligus mengakhiri masa tugas Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu). Ia sebelumnya memimpin Kementerian Luar Negeri dalam Kabinet Merah Putih selama kurang lebih dua tahun sejak 21 Oktober 2024.

Dalam prosesi pelantikan, Sugiono menyatakan kesetiaannya kepada konstitusi serta komitmennya menjalankan peraturan perundang-undangan.

"Saya akan setia kepada Undang-Undang Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Sugiono di Istana Negara, Jakarta.

Pulangkan Lebih dari 27 Ribu WNI

Selama menjabat Menlu, Sugiono mencatat sejumlah pencapaian, termasuk dalam upaya mempererat hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara sahabat.

Kementerian Luar Negeri di bawah kepemimpinannya juga melakukan pemulangan atau repatriasi lebih dari 27 ribu WNI dalam kondisi terancam di luar negeri.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 1.200 WNI dipulangkan dari Myanmar setelah terjaring penipuan daring. Selain itu, sebanyak 9 aktivis Global Sumud Flotilla 2.0 yang ditangkap Israel turut dipulangkan.

Lebih dari 8 ribu WNI juga dipulangkan ke Indonesia dari Kamboja. Sejumlah WNI yang terancam akibat peperangan di Iran turut menjadi bagian dari upaya perlindungan dan repatriasi tersebut.

Peran Indonesia di Forum Internasional

Di tingkat multilateral, Sugiono memperluas pergaulan Indonesia melalui keaktifan dalam berbagai forum internasional. Salah satu pencapaiannya adalah keberhasilan Indonesia mendapatkan kepercayaan menjadi Presiden Dewan HAM PBB tahun 2026.

Posisi tersebut menjadi capaian pertama kali dalam sejarah Indonesia. Sugiono juga menjembatani kesuksesan Indonesia yang terpilih sebagai salah satu negara anggota Dewan Pemeriksa PBB (United Nations Board of Auditors) periode 2026-2032.

Selain itu, Indonesia diterima sebagai anggota penuh BRICS sejak Januari 2025. Keputusan tersebut terjadi dua bulan setelah Sugiono menyampaikan kehendak Indonesia untuk bergabung pada Oktober 2024.

Mewakili Prabowo di Sidang Umum PBB

Pada September 2026, Sugiono kembali menjalankan peran diplomatik dengan mewakili Presiden Prabowo untuk menyampaikan pernyataan Indonesia dalam Sidang Majelis Umum ke-81 PBB di New York, Amerika Serikat.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono menyampaikan dukungan Indonesia kepada Palestina. Ia juga menyuarakan penguatan multilateralisme, reformasi PBB, serta pentingnya ketahanan nasional bagi ketahanan kawasan.

Kini, setelah dilantik sebagai Menko PMK, Sugiono meninggalkan posisi Menlu yang telah dijabatnya sejak awal pemerintahan Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2024.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online