Danantara Siapkan Opsi Pengembangan Perusahaan Tekstil Eksisting
Danantara membuka opsi mengembangkan perusahaan tekstil yang sudah ada, dengan mempertimbangkan mesin, teknologi, lapangan kerja, dan return investasi.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. /Instagram-Bahlil.
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengamini dirinya mendapat arahan untuk segera dilantik menjadi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Energi pada Kamis (1/10/2026).
Bahlil menyebut jabatan Menko Hilirisasi dan Energi tersebut akan diembannya bersamaan dengan tugas sebagai Menteri ESDM. Ia mengatakan siap menjalankan seluruh tugas yang diberikan Presiden.
“Saya dapat telepon dari Pak Seskab untuk Menko merangkap Menteri ESDM, kita jalankan semua tugas yang diberikan oleh Bapak Presiden,” tuturnya.
Bahlil Siap Jalankan Dua Jabatan
Saat ditanya mengenai kesanggupannya mengemban dua jabatan sekaligus, Bahlil mengatakan dirinya siap menjalankan amanah yang diberikan Presiden untuk bangsa dan negara.
“Insya Allah kita menjalankan amanah dari Pak Presiden untuk bangsa dan negara,” katanya.
Bahlil saat ini menjabat sebagai Menteri ESDM. Kementerian ESDM juga mencatat Bahlil sebagai Menteri ESDM sejak 19 Agustus 2024.
Pria kelahiran Kepulauan Banda, Maluku, 7 Agustus 1976 itu memiliki latar belakang pengusaha sebelum terjun ke dunia politik.
Dalam pendidikan, Bahlil menempuh S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay, Jayapura. Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Cenderawasih dan S3 di Universitas Indonesia.
Sarmuji Dapat Panggilan Seskab
Selain Bahlil, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji juga dikabarkan bakal mendapat penugasan sebagai menteri.
Sarmuji mengatakan dirinya mendapat panggilan dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terkait kemungkinan penugasan di bidang perindustrian.
“Saya ditelepon Pak Seskab ya, ada kemungkinan pokoknya urusan industri lah, kira-kira begitu,” kata Sarmuji.
Ketika ditanya apakah jabatan tersebut merupakan Menteri Perindustrian (Menperin), Sarmuji belum memberikan kepastian secara tegas.
“Nanti dilihat, kira-kira untuk membantu Pak Presiden di bidang perindustrian,” ujarnya.
Sarmuji Sebut Kepastian Diterima Kamis Pagi
Sarmuji mengatakan informasi mengenai kepastian penugasan tersebut baru diterimanya pada Kamis pagi.
“Kepastiannya tadi pagi,” jawabnya.
Saat kembali ditanya apakah dirinya sudah memperoleh informasi mengenai posisi yang akan ditempati, Sarmuji membenarkan bahwa posisi tersebut telah diinformasikan kepadanya.
“Posisinya iya,” kata Sarmuji.
Namun, dari pernyataan tersebut, Sarmuji belum menyebutkan secara terbuka nama jabatan yang dimaksud maupun memastikan bahwa dirinya akan menduduki posisi Menteri Perindustrian.
Sementara itu, informasi mengenai Bahlil yang akan merangkap sebagai Menko Hilirisasi dan Energi serta Menteri ESDM juga muncul bersamaan dengan agenda pelantikan pejabat di Istana pada Kamis (1/10/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Danantara membuka opsi mengembangkan perusahaan tekstil yang sudah ada, dengan mempertimbangkan mesin, teknologi, lapangan kerja, dan return investasi.
Presiden Prabowo merombak kabinet pada 1 Oktober 2026. Bahlil, Sugiono, Dudung, Sarmuji, hingga Listyo Sigit mendapat posisi baru.
Revisi UU LLAJ mengusulkan denda truk ODOL hingga Rp50 miliar dan memperluas pihak yang dapat dikenai sanksi.
Buruh Jogja meminta outsourcing dihapus dan pekerja kontrak dibatasi maksimal satu tahun dalam pembahasan RUU Ketenagakerjaan.
Bahlil Lahadalia siap dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Energi sekaligus tetap menjabat Menteri ESDM.
KDMP Sumbersari Sleman telah berjalan enam bulan, tetapi pengelolaan belum penuh karena menunggu verifikasi, serah terima gedung, dan regulasi.