IHSG Anjlok 1,72 Persen, Tertekan Bursa Global dan Saham Teknologi
IHSG melemah 1,72% ke 5.896,13 dipicu tekanan bursa global dan saham teknologi, investor tunggu data ekonomi domestik.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan pertemuan dengan peneliti dan ahli digital forensik Rismon Sianipar di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026). ANTARA FOTO/Indrianto Eko
Harianjogja.com, JAKARTA— Peneliti sekaligus ahli digital forensik Rismon Sianipar menegaskan keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka setelah melakukan kajian lanjutan.
Kesimpulan tersebut disampaikan Rismon usai bertemu Gibran di Istana Wakil Presiden, Jumat (13/3/2026). Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang muncul sebelumnya terkait tudingan ijazah palsu.
“Iya, asli. Karena apa? Dengan kajian saya, makanya saya bilang ‘truth hurts’. Kebenaran itu menyakitkan. Tetapi lebih menyakitkan lagi yang saya rasakan kalau saya tidak mengungkapkannya dan lebih jujur,” kata Rismon kepada awak media.
Temukan Bukti Watermark dan Emboss
Rismon menjelaskan selama tiga bulan terakhir dirinya melakukan kajian ulang terhadap dokumen ijazah yang sebelumnya menjadi polemik.
Dari hasil penelitian tersebut, ia menemukan sejumlah indikator yang menunjukkan keaslian dokumen, di antaranya keberadaan watermark, emboss, serta fitur keamanan lain yang konsisten dengan dokumen pembanding.
Menurut Rismon, kesimpulan itu diperoleh setelah membandingkan foto ijazah yang diunggah oleh Dian Sandi Utama.
Ia juga mengaku menemukan jejak stempel yang sebelumnya tidak terlihat pada foto dokumen. Temuan itu diperoleh melalui rekonstruksi digital dengan memperhitungkan variabel geometri pencahayaan, intensitas cahaya, serta jenis lensa kamera.
“Saya sampaikan ada tiga hal utama, emboss ada di pojok kiri bawah, watermark ada, dan fitur itu konsisten dengan apa yang di-upload dengan Dian Sandi Utama. Jangan bilang tidak ada, sedih saya,” ujarnya.
Siapkan Buku Antitesis
Rismon sebelumnya menulis dua buku yang memicu kontroversi, yakni Jokowi's White Paper dan Gibran End Game, yang berisi analisis mengenai dugaan kejanggalan pada dokumen ijazah.
Namun setelah melakukan penelitian lanjutan, ia menyatakan akan menulis buku antitesis sebagai koreksi atas kajian sebelumnya.
“Saya memang katakan kepada Mas Wapres, saya akan tuliskan koreksi saya terhadap penelitian saya yang tidak lengkap: Jokowi's White Paper dan Gibran End Game. Saya minta izin menyelesaikannya di kampung saya di Balige,” kata Rismon.
Ia menargetkan proses penulisan buku tersebut akan memakan waktu sekitar enam bulan dan diharapkan dapat dipublikasikan pada tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IHSG melemah 1,72% ke 5.896,13 dipicu tekanan bursa global dan saham teknologi, investor tunggu data ekonomi domestik.
Jadwal SIM keliling Kulonprogo Juni 2026 lengkap. Cek lokasi, jam layanan, biaya, dan syarat terbaru perpanjangan SIM.
Top Ten News Jogja 27 Juni 2026: MBG, kemarau Sleman, korupsi, hingga top skor Piala Dunia. Baca ringkasan lengkapnya di sini.
DPRD DIY bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY terus menularkan semangat literasi kepada masyarakat.
Prancis kalahkan Norwegia 4-1 di Piala Dunia 2026. Dembele cetak hattrick, Les Bleus lolos sebagai juara grup.
Jadwal SIM keliling Bantul Juni 2026 lengkap. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan tips agar tidak kehabisan kuota.