Aksi Penembakan Jemaah Salat Jumat di Selandia Baru Tuai Kecaman

Newswire
Newswire Jum'at, 15 Maret 2019 15:17 WIB
Aksi Penembakan Jemaah Salat Jumat di Selandia Baru Tuai Kecaman

Ilustrasi penembakan/Ist-Antara

Harianjogja.com, JAKARTA--Penembakan massal terjadi di satu masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) waktu setempat. Kementerian Luar Negeri mengecam aksi tersebut. 

"Fakta ada aksi penembakan di masjid saat ibadah itu tindakan yang patut dikecam. Untuk itu, kami mengecam aksi penembakan yang dilakukan di masjid di Christchurch saat umat Islam sedang melakukan ibadah," kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, di Jakarta, Jumat. 

Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Wellington terus memantau perkembangan situasi dan telah mengirimkan tim ke Christchurch untuk berkoordinasi dengan otoritas keamanan, rumah sakit dan Perhimpunan Pelajar Indonesia setempat.

Menurut pihak Kementerian Luar Negeri, hingga saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Berdasarkan catatan Kementerian Luar Negeri, terdapat 331 orang WNI di kota Christchurch, termasuk 134 mahasiswa. Jarak dari Wellington ke Christchurch mencapai 440 kilometer.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : antara

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online