Facebook Luncurkan Asisten AI untuk Kreator, Saingi TikTok
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Polda Lampung memburu dua pelaku curanmor yang menembak Brigadir AS di Jalan ZA Pagaralam, Bandarlampung. /Antara.
Harianjogja.com, BANDARLAMPUNG—Polda Lampung memburu dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menembak anggota polisi, Brigadir Arya Supena, di Jalan ZA Pagaralam, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandarlampung, Sabtu (9/5/2026) pagi. Korban meninggal dunia usai sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.
Pengejaran terhadap pelaku penembakan Brigadir Arya Supena kini dilakukan tim gabungan dari Polda Lampung, Polresta Bandarlampung, dan Polsek Labuhan Ratu. Aparat kepolisian juga terus mendalami kasus penembakan yang terjadi saat korban memergoki aksi dugaan pencurian sepeda motor tersebut.
"Tim khusus dari Polda, Polresta Bandarlampung dan Polsek Labuhan Ratu sudah dikerahkan untuk menangkap pelaku dua pelaku yang menembak Brigadir AS [Arya Supena]," kata Kepala Bidang Humas Polda Lampung Komisaris Besar Polisi Yuni Iswandari dihubungi dari Bandarlampung, Sabtu.
Yuni menjelaskan peristiwa penembakan itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat kejadian, Brigadir Arya Supena sedang berada di sebuah toko di kawasan Jalan ZA Pagaralam, Bandarlampung, ketika melihat dua pria mencurigakan berupaya merusak kunci stir sepeda motor Honda Beat biru putih bernomor polisi BE 2826 NBM yang terparkir di lokasi.
Karena curiga dengan gerak-gerik kedua pelaku, Brigadir Arya Supenakemudian menegur mereka. Namun, situasi berubah mencekam ketika salah satu pelaku justru mengeluarkan senjata api dan langsung menembakkan peluru ke arah korban.
"Melihat gerak-gerik yang mencurigakan, Brigadir Arya Supena menegur para pelaku. Namun, setelah ditegur, salah satu pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah Brigadir AS," katanya.
Akibat tembakan tersebut, Brigadir Arya Supena langsung terkapar di lokasi kejadian dalam kondisi kritis. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa anggota polisi tersebut tidak tertolong.
"Ya, korban telah dinyatakan meninggal setelah sempat kritis di Rumah Sakit Bhayangkara," ujarnya.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas sekaligus menangkap dua pelaku penembakan anggota polisi tersebut. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.
"Barang bukti sementara yang telah diamankan meliputi satu kunci T, satu unit motor hendak dicuri pelaku, sepeda motor, dan handphone korban," katanya.
Kasus penembakan Brigadir Arya Supena oleh pelaku curanmor di Bandarlampung itu kini dalam penanganan aparat gabungan dari Polda Lampung, Polresta Bandarlampung, dan Polsek Labuhan Ratu guna mempercepat proses pengejaran serta pengungkapan perkara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.