Pasal Penghinaan Presiden, Rieke: Kritik Bukan Tindak Pidana
Rieke Diah Pitaloka menilai putusan MK soal Pasal Penghinaan Presiden menjadi penyeimbang antara kehormatan pejabat dan kebebasan kritik.
Kapal Induk USS Abraham Lincoln/Centcom US\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA— Sebanyak 7 tentara Amerika Serikat (AS) dilaporkan meninggal dunia setelah terjadi bentrokan di kapal induk USS Abraham Lincoln yang dikerahkan dalam perang AS dengan Iran.
Laporan mengenai insiden tersebut pertama kali muncul dari media Iran yang terafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Tasnim. Kantor berita tersebut menyebut bentrokan dipicu kondisi stres dan keresahan awak kapal serta tentara AS akibat pengerahan operasi militer yang berkepanjangan.
Menurut sumber militer yang dikutip Tasnim, persoalan bermula ketika penasihat kepala Komando Pusat (CENTCOM) AS Brad Cooper merespons protes dan keresahan keluarga awak kapal serta tentara AS di kapal induk tersebut.
Keresahan itu disebut berkaitan dengan lamanya pengerahan USS Abraham Lincoln serta ketidakjelasan mengenai waktu kepulangan para personel.
Berawal dari Protes Awak Kapal
Sumber militer yang dikutip Tasnim menyebut Brad Cooper naik ke kapal induk dan mendapat sorakan serta ejekan dari awak kapal ketika berbicara di hadapan mereka.
Cooper juga disebut dilempari botol air. Situasi kemudian berkembang menjadi konfrontasi antara awak kapal dan tentara AS.
“Konfrontasi kemudian bereskalasi menjadi perkelahian antara awak kapal dan tentara yang melibatkan pisau dan senjata tajam lainnya, menyebabkan 7 tentara meninggal dunia dan beberapa lainnya luka-luka,” ungkap sumber tersebut.
Tasnim menyebut stres akibat perang berkepanjangan serta ketidakjelasan waktu kepulangan menjadi latar belakang keresahan awak kapal dan tentara AS.
USS Abraham Lincoln Sudah Dikerahkan 263 Hari
USS Abraham Lincoln merupakan salah satu kapal induk yang dikerahkan AS dalam perang dengan Iran. Kapal tersebut disebut telah menjalani pengerahan selama 263 hari dan membawa sekitar 5.000 awak kapal dan tentara AS.
Kapal induk tersebut juga disebut menjadi kapal dengan masa pengerahan terlama bagi kapal induk AS di era modern.
Pengerahan itu ditujukan untuk menerapkan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sebagai bagian dari respons AS.
Berdasarkan laporan Military Times, USS Abraham Lincoln membawa sekitar 5.000 awak kapal dan tentara AS yang ditugaskan sejak November 2025. Kapal tersebut telah beroperasi selama 10 bulan dalam operasi perang AS dengan Iran di Timur Tengah.
Jadwal Operasi Diperpanjang
Durasi pengerahan USS Abraham Lincoln sebelumnya disebut seharusnya berakhir pada Mei. Namun, operasi tersebut diperpanjang sehingga para personel tidak memiliki jadwal kepulangan yang pasti.
Kondisi tersebut kemudian disebut menjadi salah satu faktor yang melatarbelakangi stres awak kapal dan tentara AS di USS Abraham Lincoln.
Sementara itu, Gedung Putih dan CENTCOM belum mengeluarkan pernyataan untuk menanggapi laporan bentrokan tersebut. Angkatan Laut AS juga belum memberikan respons terkait insiden maupun perpanjangan pengerahan operasi USS Abraham Lincoln.
Dengan demikian, laporan mengenai 7 tentara AS yang disebut meninggal dunia dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln sejauh ini berasal dari laporan Tasnim dan informasi yang dikaitkan dengan sumber militer, sementara pihak AS belum memberikan keterangan resmi mengenai insiden tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Rieke Diah Pitaloka menilai putusan MK soal Pasal Penghinaan Presiden menjadi penyeimbang antara kehormatan pejabat dan kebebasan kritik.
Prancis resmi melegalkan assisted dying bagi pasien dewasa dengan penyakit terminal setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi. Simak syarat dan aturannya
Penghasilan dari usaha kos tetap dikenai pajak, tetapi tidak masuk skema PPh final 10 persen seperti rumah kontrakan. Simak aturan, tarif, dan batas omzet terba
Ibu hamil keluar malam pada dasarnya tidak dilarang, tapi ada 10 risiko yang perlu diwaspadai: kelelahan, gangguan tidur, hingga dehidrasi. Simak panduan amanny
Zulhas memastikan bangunan Kopdes Merah Putih yang tidak sesuai lokasi akan ditertibkan sebelum beroperasi pada September 2026.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh, Yordania, Suriah, Kirgistan, Lebanon, hingga Sri Lanka disebut sebagai kandidat pengganti di Grup A ber