Helikopter MI-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla, 2 Kru Meninggal Dunia

Newswire
Newswire Rabu, 04 November 2026 22:37 WIB
Helikopter MI-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla, 2 Kru Meninggal Dunia

Helikopter Mi-17V5/Istimewa-Dok. TNI\r\n\r\n

Harianjogja.com, SERUYAN—Kecelakaan Helikopter MI-17V5 saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Sementara itu, lima kru lainnya telah mendapatkan perawatan medis dan satu orang masih dalam pencarian.

Kepastian mengenai jumlah korban tersebut disampaikan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin saat berada di Kuala Pembuang, Rabu malam. Menurut dia, helikopter tersebut mengangkut delapan orang kru ketika mengalami kecelakaan dalam tugas pemadaman karhutla.

"Kru nya ada delapan orang, lima orang sudah dirawat di sini, dua orang bisa dipastikan meninggal dunia dan satu masih tahap pencarian," ungkap Pangdam di Kuala Pembuang, Rabu malam.

Ia menjelaskan, Helikopter MI-17V5 tersebut tengah menjalankan tugas pemadaman kebakaran menggunakan metode water bombing di sekitar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

"Ya ini ada insiden pesawat MI-17 kebetulan dia bertugas untuk water bombing di sekitar daerah Taman Nasional Tanjung Puting," katanya.

Pangdam, Gubernur, dan Kapolda Tinjau Lokasi Kecelakaan

Menindaklanjuti insiden tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin bersama Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran bertolak menuju Kabupaten Seruyan untuk melihat langsung lokasi kecelakaan.

Dalam perjalanan dari Palangka Raya menuju Seruyan, rombongan yang juga melibatkan Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan terlebih dahulu melakukan pengecekan lokasi jatuhnya helikopter melalui udara.

Setelah meninjau lokasi kejadian, rombongan melanjutkan perjalanan menuju RSUD Kuala Pembuang. Kedatangan mereka untuk menemui secara langsung para kru yang selamat dan sedang menjalani perawatan medis.

Gubernur Kalteng Sampaikan Belasungkawa

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan duka cita atas kecelakaan helikopter dalam misi pemadaman karhutla tersebut.

"Kami turut berduka yang mendalam," ucap Gubernur Agustiar.

Dia juga berharap satu kru yang hingga kini masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara itu, para korban yang berhasil selamat dan tengah mendapatkan penanganan medis diharapkan segera pulih.

Agustiar turut menyampaikan harapan agar keluarga korban yang meninggal dunia diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah tersebut.

Kapolda Siapkan Bantuan Evakuasi Korban

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan kepolisian siap membantu proses evakuasi maupun kebutuhan penanganan lainnya di lapangan.

Menurut dia, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan yang selama ini juga melibatkan berbagai pihak.

"Pada intinya saat ini saya akan membantu di dalam upaya evakuasi maupun pertolongan, karena kita selama ini menangani karhutla ini juga bersama-sama," jelas Kapolda.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online