Gencatan Senjata Baru Disepakati, Muncul Ledakan di Kilang Minyak Iran
Ledakan guncang kilang minyak di Iran usai gencatan senjata dengan AS. Penyebab belum diketahui, situasi kawasan kembali tegang.
Kecelakaan pesawat yang terjadi pada Senin (23/3/2026) waktu setempat atau Selasa (24/3/2026) waktu Indonesia itu terjadi saat pesawat Hercules C-130 yang mengangkut total 125 orang, terdiri atas 114 penumpang dan 11 awak, lepas landas dari Puerto Leguizamo di perbatasan Peru menuju wilayah lain di Putumayo. - Youtube/WOIN
Harianjogja.com, JAKARTA—Kecelakaan pesawat militer di Kolombia memicu korban besar setelah jet yang mengangkut lebih dari 100 orang jatuh sesaat setelah lepas landas, menewaskan sedikitnya 66 orang dan melukai puluhan lainnya.
Insiden yang terjadi pada Senin (23/3/2026) waktu setempat atau Selasa (24/3/2026) waktu Indonesia itu terjadi saat pesawat Hercules C-130 yang mengangkut total 125 orang, terdiri atas 114 penumpang dan 11 awak, lepas landas dari Puerto Leguizamo di perbatasan Peru menuju wilayah lain di Putumayo.
Sekretaris pemerintah daerah, Carlos Claros, mengatakan sebanyak 48 orang mengalami luka-luka dan proses evakuasi masih berlangsung di lokasi kejadian.
Sebelumnya, pada hari yang sama, pihak berwenang sempat mengonfirmasi delapan korban meninggal sebelum angka korban bertambah.
Pesawat dilaporkan jatuh di wilayah pedalaman Amazon selatan Kolombia, dengan lokasi kejadian berada sekitar 3 kilometer dari pusat perkotaan.
Rekaman video yang beredar menunjukkan pesawat menukik tajam hanya beberapa detik setelah lepas landas, diikuti kepulan asap hitam tebal dari lokasi jatuhnya pesawat.
Gambar lain memperlihatkan kendaraan militer berisi tentara bergerak cepat menuju titik kejadian untuk membantu proses evakuasi.
Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sánchez, menyatakan pesawat tersebut tengah mengangkut pasukan saat insiden terjadi.
Presiden Kolombia, Gustavo Petro, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih ada lebih dari 40 orang di dalam pesawat yang statusnya belum dapat dipastikan.
Komandan Angkatan Udara Kolombia, Fernando Silva, menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
Di tengah tragedi tersebut, Presiden Petro juga menyinggung persoalan birokrasi yang dinilai menghambat modernisasi militer.
"Modernisasi persenjataan angkatan militer telah menjadi keputusan kepresidenan saya selama bertahun-tahun. Kesulitan birokrasi dalam administrasi militer tidak memungkinkan Conpes/Confis untuk melaksanakannya sejak setahun lalu saat saya memintanya," katanya.
Ia menegaskan tidak akan ada lagi penundaan dalam pengambilan keputusan terkait modernisasi militer, termasuk rencana pembelian sistem pertahanan seperti anti-drone.
"Direktur perencanaan, bersama dengan menteri pertahanan, harus bertemu dengan saya untuk menyetujui Conpes terkait pembelian persenjataan, dimulai dengan anti-drone, dan itu akan didanai dengan alokasi masa depan sebagai proyek strategis," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Hindustan Times, CGTN
Ledakan guncang kilang minyak di Iran usai gencatan senjata dengan AS. Penyebab belum diketahui, situasi kawasan kembali tegang.
Dealer baru Royal Enfield Jogja resmi dibuka di Jalan Laksda Adisucipto. Ada test ride, servis, sparepart asli, hingga ruang komunitas.
Jenazah Taruno Hidayat, korban KMP Virgo, ditemukan di Masalembo dan dimakamkan di Madiun. Adiknya masih dalam pencarian.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
KPK menyita dolar AS, dolar Singapura, dan perhiasan diduga emas saat menggeledah Kanwil BPN Jatim terkait dugaan korupsi.
Gunung Semeru erupsi empat kali pada Minggu, dengan letusan tertinggi mencapai 1.300 meter. Status masih Level III atau Siaga.