Ribuan Prajurit TNI AL Bergerak ke Jakarta, Yusril Buka Suara

Newswire
Newswire Rabu, 04 November 2026 23:07 WIB
Ribuan Prajurit TNI AL Bergerak ke Jakarta, Yusril Buka Suara

Yusril Ihza Mahendra - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Pengerahan personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam jumlah besar ke Jakarta mendapat perhatian pemerintah. TNI AL membenarkan adanya pergerakan pasukan tersebut, sementara Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyatakan kondisi keamanan Ibu Kota masih berjalan normal.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan pengerahan prajurit dilakukan untuk menjaga stabilitas dan keamanan negara. Menurut dia, langkah tersebut telah dilaksanakan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku dengan tujuan memastikan keamanan masyarakat.

"Kami sampaikan bahwa informasi tentang pengerahan personel TNI AL itu benar," kata Tunggul saat menjawab ANTARA di Jakarta, Rabu.

Meski membenarkan adanya pergerakan pasukan, Tunggul tidak memerinci alasan utama pengerahan tersebut. Dia juga tidak mengungkap ancaman yang sedang dihadapi Indonesia sehingga diperlukan penambahan personel di Jakarta.

TNI AL Siapkan Pengerahan 20.980 Personel

Sebelumnya, TNI AL merencanakan pengerahan total 20.980 personel untuk memperkuat pengamanan sekaligus mengantisipasi perkembangan situasi di wilayah DKI Jakarta.

Pengerahan tersebut dilakukan secara bertahap berdasarkan instruksi Surat Telegram Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Pelaksanaannya melibatkan satuan yang berada di wilayah Jakarta maupun personel dari luar daerah melalui mekanisme bawah kendali operasi (BKO) Kodam Jaya.

Tahap pertama pengerahan telah dimulai pada 2 November 2026 dengan melibatkan 2.100 personel dari satuan eksisting di wilayah Jakarta.

Personel tersebut berasal dari sejumlah unsur, yakni Korps Marinir, Koarmada I, Kodaeral III, dan Kolinlamil.

Pengerahan Pasukan Juga Berkaitan dengan Latihan Militer

Di sisi lain, Tunggul menjelaskan pergeseran personel TNI AL ke Jakarta juga berkaitan dengan persiapan sejumlah agenda latihan militer yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Latihan tersebut meliputi Operasi Pendaratan Khusus di Tanjung Burung dan Tanjung Pasir, Tangerang, serta latihan Tembus Gelombang di Rancecet, Pandeglang.

"Pergeseran pasukan tersebut juga berkaitan dengan persiapan latihan Operasi Pendaratan Khusus di Tanjung Burung dan Tanjung Pasir Tangerang serta latihan Tembus Gelombang di Rancecet, Pandeglang yang akan dilaksanakan oleh TNI AL dalam waktu dekat," jelas dia.

Namun, ketika ditanya mengenai jumlah personel yang secara khusus telah dikerahkan ke Jakarta, Tunggul tidak memberikan keterangan lebih lanjut.

Yusril Sebut Keamanan Jakarta Masih Normal

Sementara itu, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyatakan situasi keamanan di Jakarta masih berlangsung seperti biasanya. Dia menyebut belum ada gejolak yang mengkhawatirkan di Ibu Kota.

"Situasi keamanan di Jakarta biasa saja, tidak terjadi satu gejolak yang mengkhawatirkan," kata Yusril Ihza Mahendra di Banda Aceh, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan Yusril saat menggelar konferensi pers di sela-sela kunjungan kerja ke Aceh, tepatnya di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh.

Dia menyampaikan tanggapan itu setelah wartawan menanyakan pengerahan prajurit TNI dalam skala besar ke Jakarta selama dua hari terakhir.

Yusril mengaku belum dapat memberikan penjelasan terperinci mengenai alasan pengerahan pasukan tersebut. Menurut dia, persoalan itu merupakan kewenangan Menteri Pertahanan dan Panglima TNI.

"Apakah penambahan pasukan ini dalam rangka untuk meningkatkan kewaspadaan atau apa, nanti Pak Menteri Pertahanan atau Panglima TNI yang berwenang menjelaskan," ujar Yusril.

Dia kembali menegaskan bahwa secara umum kondisi keamanan Jakarta masih berjalan normal dan tidak menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online