Hujan Meteor Perseid Capai Puncak 12-13 Agustus, Simak Cara Melihatnya
Hujan meteor Perseid mencapai puncak pada 12-13 Agustus 2026. Simak waktu terbaik dan peluang pengamatan fenomena langit ini dari Indonesia.
Ilustrasi kecelakaan pesawat - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah pesawat militer Rusia jenis Antonov-26 jatuh dalam penerbangan terjadwal dan menewaskan seluruh 29 orang di dalamnya, memicu kekhawatiran soal keselamatan armada lama. Pesawat dilaporkan hilang kontak sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi hancur, tanpa satu pun korban selamat.
Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi pesawat Antonov-26 kehilangan kontak dengan menara pengawas sekitar pukul 18.00 waktu Moskwa pada Selasa (31/3/2026). Menindaklanjuti laporan tersebut, tim pencari dan penyelamat segera dikerahkan ke titik koordinat terakhir pesawat.
Seluruh Penumpang Tewas
Kantor berita TASS melaporkan bahwa lokasi jatuhnya pesawat berhasil ditemukan pada Rabu (1/4/2026). Berdasarkan manifes, terdapat enam awak dan 23 penumpang di dalam pesawat.
“Tim pencari dan penyelamat telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat An-26. Menurut laporan dari lokasi kejadian, enam anggota awak dan 23 penumpang yang berada di dalam pesawat tewas,” tulis pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Rusia.
Seusai proses evakuasi dilakukan, tim hanya menemukan puing-puing pesawat dan memastikan tidak ada korban selamat dalam tragedi ini.
Dugaan Awal Akibat Masalah Teknis
AFP melaporkan, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan, namun laporan awal mengarah pada dugaan kegagalan teknis sebagai faktor utama.
Pihak militer menyatakan tidak ditemukan indikasi adanya serangan atau gangguan eksternal sebelum pesawat jatuh.
“Pada tahap ini, kegagalan teknis kemungkinan besar menjadi penyebab kecelakaan,” tegas pihak kementerian.
Sorotan pada Armada Tua Rusia
Insiden ini kembali memicu perhatian publik terhadap kondisi armada militer Rusia yang sebagian masih menggunakan pesawat era Soviet, termasuk Antonov-26.
Tragedi ini menambah daftar kecelakaan penerbangan militer dalam beberapa tahun terakhir dan mendorong desakan evaluasi menyeluruh terhadap standar perawatan serta kelayakan operasional pesawat.
Dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap keselamatan penerbangan militer, insiden ini menjadi pengingat pentingnya modernisasi armada untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan meteor Perseid mencapai puncak pada 12-13 Agustus 2026. Simak waktu terbaik dan peluang pengamatan fenomena langit ini dari Indonesia.
Rencana Depo Nirmala Bantul menjadi TPS 3R masih terkendala persetujuan warga Padokan Kidul. DPRD meminta sosialisasi dan SOP.
Penempatan manajer KDKMP belum dimulai. Sebanyak 29.830 calon manajer telah mengikuti seleksi dan pelatihan.
Z Jerman siap mendukung program PLTS 100 GW Indonesia, tetapi menilai sistem kelistrikan dan SDM perlu diperkuat.
Kepala BGN Sudaryono menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin membahas pendampingan hukum dan pengawasan tata kelola program MBG.
Polisi menjerat S dengan pasal berlapis KUHP baru atas perusakan bendera dan palang kereta di Bantul-Sleman, ancaman maksimal 7 tahun penjara.