BPJS Kesehatan Kucurkan Rp100 Triliun untuk Kasus Penyakit Jantung
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Foto ilustrasi mendaki gunung, dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Keributan antarpendaki di puncak Gunung Lawu viral di media sosial setelah sebuah video memperlihatkan aksi dorong-mendorong di area spot foto ikonik. Insiden ini terjadi di tengah padatnya jumlah pendaki yang memadati kawasan puncak pada akhir pekan.
Dalam rekaman yang beredar pada Senin (27/4/2026), terlihat sejumlah pendaki terlibat cekcok hingga berujung adu fisik ringan. Bahkan, seorang pendaki tampak terjatuh akibat dorongan saat situasi memanas, sementara pendaki lain berupaya melerai konflik tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, kejadian itu berlangsung pada Minggu (26/4/2026) ketika kondisi puncak sedang dipadati pengunjung atau pendaki.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Yopi Eko Jati Wibowo, membenarkan peristiwa tersebut terjadi di kawasan puncak Gunung Lawu.
Ia menjelaskan bahwa keributan dipicu oleh antrean pengambilan foto yang tidak tertata dengan baik di area yang memiliki ruang sangat terbatas, terutama di sekitar plakat penanda puncak.
“Area puncak memang terbatas, sementara minat berfoto sangat tinggi, terutama di titik ikonik sehingga harus bergantian,” ujarnya, Senin (27/4/2026) malam.
Menurutnya, lonjakan jumlah pendaki membuat antrean menjadi tidak terkoordinasi, sehingga memicu kesalahpahaman antar kelompok yang sama-sama ingin segera mengakses spot foto. Kedua pihak yang terlibat diketahui merupakan rombongan open trip dari luar daerah.
Situasi sempat memanas, namun berhasil dikendalikan dalam waktu singkat setelah sukarelawan dan petugas turun tangan melakukan mediasi. Kedua kelompok akhirnya sepakat menyelesaikan masalah secara damai tanpa berlanjut ke konflik lebih jauh.
Kawasan puncak Gunung Lawu, khususnya Hargo Dumilah, memang dikenal sebagai magnet utama bagi pendaki yang ingin menikmati panorama matahari terbit dan fenomena lautan awan. Kondisi ini membuat area tersebut sering dipadati, terutama saat akhir pekan dan musim pendakian ramai.
Pemerintah setempat pun mengingatkan pentingnya menjaga etika selama pendakian. Pendaki diminta untuk saling menghormati satu sama lain. Selain itu harus mematuhi antrean, serta mengutamakan keselamatan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di Gunung Lawu yang menjadi destinasi favorit tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Data center BDx Jatiluhur disetop sementara. Ekonom menyoroti kepastian regulasi, kebutuhan air, listrik, dan keberlanjutan investasi.
DPR akan mempertemukan pengelola SPPG dengan Kepala BGN Sudaryono pada Senin (5/10) membahas moratorium dapur MBG.
El Nino dan karhutla menekan produksi pangan Nabire. Harga cabai naik dan inflasi September 2026 mencapai 2,82 persen.
Ajang lari lintas alam Biosferun 2026 kembali digelar pada 18 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima, event trail run ini menawarkan pengalaman berbeda.
Sugiono resmi dilantik menjadi Menko PMK dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Simak sejumlah capaian Sugiono selama menjabat Menlu.