Kementan Targetkan Tambahan 600.000 Sapi Perah hingga 2029
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Ilustrasi penculikan anak./Pixabay
Harianjogja.com, JAKARTA—Dua anak perempuan yang merupakan kakak dan adik, ZI (10) dan CI (8), diduga menjadi korban penculikan dan perampasan barang berharga di kawasan Menceng, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu sore.
Kedua anak tersebut diduga dibawa seseorang saat hendak berangkat les sekitar pukul 15.30 WIB. Keluarga baru menyadari keduanya tidak berada di rumah setelah sepeda yang biasa digunakan bersama justru ditemukan terparkir di depan rumah.
Paman kedua korban, Melki, mengatakan lokasi kejadian berada sekitar 100 hingga 200 meter dari rumah korban di Pelopor, Menceng.
"Kejadiannya pas mereka mau berangkat les, sekitar 100 sampai 200 meter dari rumah mereka di Pelopor, Menceng," kata Melki saat dihubungi di Jakarta, Rabu.
Sepeda Ditemukan di Depan Rumah
Melki menuturkan kedua anak biasanya pergi les menggunakan satu sepeda secara berdua. Namun, pada Rabu sore, sepeda tersebut ditemukan di depan rumah sementara ZI dan CI sudah tidak berada di lokasi.
"Biasanya kan naik sepeda berdua. Enggak tahunya, sepedanya itu ditaruh di depan rumah. Anaknya sudah enggak ada saat dicek. Sepertinya diambil sama orang itu (pelaku) di depan rumah," ujar Melki.
Keluarga kemudian melakukan pencarian ke sejumlah lokasi. Mereka mendatangi tempat les, termasuk rumah saudara yang biasa menjadi tempat kedua anak belajar, tetapi keduanya tidak ditemukan.
Pencarian juga dilakukan dengan menyebarkan informasi melalui grup RT.
"Terus kita carilah di grup RT, disebarnya infonya di grup," kata Melki.
Ditemukan di Arah Bandara Soekarno-Hatta
Upaya pencarian kemudian membuahkan hasil setelah warga memperoleh informasi mengenai keberadaan kedua korban di kawasan Jalan Gombol Paya, arah menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Kedua anak ditemukan sekitar pukul 17.00 hingga 17.30 WIB. Melki mengatakan keduanya ditemukan di lokasi berbeda.
Dalam dugaannya, pelaku menurunkan sang kakak di satu lokasi, sementara adiknya ditemukan di lokasi lain yang masih berada di kawasan tersebut.
"Jadi RT saling berkoordinasi mencari. Ketemunya itu dari informasi di grup RT dan di Instagram," katanya.
Namun, keluarga menduga terdapat tindak kejahatan lain yang dialami kedua anak tersebut. Kalung emas yang dikenakan masing-masing korban diketahui hilang dan diduga dirampas oleh pelaku yang disebut merupakan seorang perempuan.
"Kalungnya itu dijambret dulu, dilepas dulu sama ibu-ibu itu. Beratnya sekitar lima gram," ungkap Melki.
Menurut Melki, perempuan yang diduga membawa kedua korban bukan orang yang dikenal keluarga. "Pelakunya itu ngakunya kenal sama kakak saya, makanya si anak itu mau aja diajak," tuturnya.
Keluarga Berencana Lapor Polisi
Kedua anak tersebut telah kembali bersama orang tua. Namun, Melki menyebut keduanya masih mengalami trauma setelah kejadian tersebut.
Pihak keluarga selanjutnya berencana melaporkan peristiwa itu kepada kepolisian. "Sudah ada, sudah ada rencana mau melapor ke polisi," kata Melki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.