Prabowo Targetkan Gambut Bebas Kebakaran, 500 KHG Mulai Dipetakan
BPGMN akan memetakan 500 KHG untuk mengidentifikasi kawasan gambut kritis dan mendukung target Prabowo menghentikan kebakaran gambut.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menceritakan kronologi sebelum dia menjadi bagian dari Kabinet Indonesia Maju (KIM) sebagai salah satu menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi).
AHY menceritakan detik-detik Presiden Jokowi meminta dirinya mengisi posisi sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dia mengatakan dirinya mendapat telepon dari Istana dua hari sebelum pelantikan atau pada Senin (19/2/2024).
"Jadi Senin malam itu saya baru mendapat telepon dari Mensesneg Pak Pratik [Pratikno], hanya bertanya apakah ada di Jakarta dan beliau kemudian menyampaikan saya diterima oleh Pak Presiden Jokowi di Istana Merdeka," kata Ketua Umum Partai Demokrat itu, Rabu (21/2/2024).
Selanjutnya, putra sulung dari Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mengaku tidak mengetahui pembahasan apa yang akan difokuskan saat pertemuan dengan Jokowi.
Namun, setelah pertemuan pada Selasa (20/2/2024), Kepala Negara pun menyampaikan permintaan kepada AHY untuk masuk Kabinet Indonesia Maju.
“Kemarin, Selasa jam 8 [malam] di situlah beliau meminta saya untuk bergabung di kabinet, lalu juga menyampaikan bahwa hari ini akan dilakukan pelantikan," imbuhnya.
BACA JUGA: Resmi! AHY Jadi Menteri ATR dan Hadi Tjahjanto Menkopolhukam
Oleh sebab itu, AHY melanjutkan bahwa melalui mandat yang diberikan. Tentu, dia menilai jabatan barunya sebagai Menteri ATR/BPN ini merupakan tanggung jawab yang akan dijalankan sekuat tenaga meski periode kepemimpinan Jokowi hanya tersisa dalam masa 8 bulan.
"Walaupun kami juga menyadari ini adalah masa-masa yang tidak panjang, 8 bulan kurang lebih, tetapi saya selalu meyakini, dalam waktu berapa pun kita bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat dan juga negara," pungkas AHY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BPGMN akan memetakan 500 KHG untuk mengidentifikasi kawasan gambut kritis dan mendukung target Prabowo menghentikan kebakaran gambut.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Jumat, 30 Oktober 2026. Cek jam keberangkatan dan tarif ke Obelix Sea View serta Pantai Drini.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia untuk 5 rute dengan tarif normal Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan dan kedatangan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal di setiap stasiun.