Hilirisasi Nikel RI Masuk Babak Baru, Bidik Ekosistem Baterai
Indonesia menguasai 41% produksi nikel olahan dunia. Pemerintah mendorong hilirisasi berlanjut ke ekosistem baterai.
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Pratikno (tengah) sesaat setelah dilantik./BPMI Sekretariat Presiden
Harianjogja.com, JAKARTA— Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Pratikno menegaskan jajaran Wantimpres yang baru dilantik Presiden Prabowo Subianto siap menjalankan tugas memberikan saran, masukan, dan pertimbangan kepada kepala negara.
Menurut Pratikno, Wantimpres diisi tokoh nasional dengan latar belakang agama dan profesi yang beragam. Para anggota juga dinilai memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian kepada negara.
"Anggota Wantimpres ini anggota tokoh nasional, dari berbagai agama dan profesi yang sudah berpengalaman membaktikan diri kepada negeri tercinta," kata Pratikno usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jumat (2/10/2026).
Pratikno Sebut Pengalaman Anggota Jadi Modal Wantimpres
Pratikno mengatakan keberagaman latar belakang serta pengetahuan yang dimiliki para anggota menjadi modal bagi Wantimpres dalam menjalankan fungsi sebagaimana diamanatkan undang-undang.
Ia meyakini pengalaman dan kompetensi para anggota dapat memperkuat pelaksanaan tugas Wantimpres sebagai lembaga yang memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan.
"Dengan kekayaan pengetahuan, pengalaman yang luar biasa dari para anggota Dewan Pertimbangan Presiden, kami yakin kami bisa memberikan saran, masukan, pertimbangan sebagaimana dimandatkan oleh undang-undang. Jadi kami tugasnya adalah memberikan masukan, pertimbangan kepada Bapak Presiden," ujarnya.
Pratikno juga menegaskan bahwa tugas utama Wantimpres adalah memberikan masukan kepada Presiden Prabowo. Pertimbangan tersebut disusun berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki para anggota.
"Saya punya tugas khusus memberikan masukan kepada Bapak Presiden," katanya.
Hatta Rajasa Jadi Wakil Ketua, Qodari Sekretaris
Presiden Prabowo melantik Pratikno sebagai Ketua Wantimpres bersama sejumlah tokoh nasional yang masuk dalam jajaran lembaga tersebut.
Hatta Rajasa ditunjuk sebagai Wakil Ketua, sementara Muhammad Qodari mengemban tugas sebagai Sekretaris.
Sejumlah tokoh dari berbagai bidang juga masuk dalam keanggotaan Wantimpres. Mereka antara lain mantan Ibu Negara Shinta Nuriyah Wahid, pakar tafsir Al-Qur'an Muhammad Quraish Shihab, mantan Panglima TNI Agum Gumelar, pengusaha Chairul Tanjung, serta mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj.
Jajaran lainnya mencakup Anwar Iskandar, Yahya Cholil Staquf, Yusuf Wanandi, Budi Gunawan, Bambang Soesatyo, Salim Segaf Aljufri, Soekarwo, Dato Sri Tahir, Rocky Gerung, Ida Bagus Purwalaksana, Philip Kuncoro Wijaya, Budi Tanuwibowo, Anwar Usman, Muhammad Hatta, Jusuf Hamka, Margarito Kamis, Zaki Manuputty, dan Ignasius Jonan.
Komposisi tersebut mencakup tokoh dengan latar belakang pemerintahan, politik, keagamaan, akademisi, hukum, hingga dunia usaha. Latar belakang yang beragam tersebut diharapkan menjadi sumber perspektif dalam penyusunan pertimbangan untuk Presiden.
Melalui pelaksanaan tugas itu, Wantimpres akan menjalankan fungsi pemberian saran dan pertimbangan kepada Presiden sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Daftar Lengkap Wantimpres
Berikut susunan Wantimpres yang dilantik Presiden Prabowo Subianto:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Indonesia menguasai 41% produksi nikel olahan dunia. Pemerintah mendorong hilirisasi berlanjut ke ekosistem baterai.
4.845 titik panas terdeteksi di Sumatera. Kabut asap menyelimuti Riau dengan kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat.
Tim UGM mendampingi Griya Cokelat Nglanggeran memperkuat daya saing produk melalui inovasi kemasan, CRM, dan pengembangan kakao dari hulu hingga hilir.
PSIM Jogja bersama Universitas Janabadra menargetkan pembangunan training ground standar FIFA mulai direalisasikan awal 2027.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan kepada seluruh satuan pendidikan (sekolah) di wilayahnya agar meningkatkan pengawasan kepada siswa agar
Kemendiktisaintek menargetkan 19.000 artikel ilmiah Indonesia terbit di jurnal internasional Q1 sepanjang 2026.