Kemenpar Perketat Keselamatan Wisatawan di Kawasan Gunung Api
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana koordinasi dengan warga di lokasi wisata Gunung Kelud (1/731 mdpl) di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Ist- dok Kominfo Kabupaten Kediri
Harianjogja.com, KEDIRI - Lokasi wisata Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dibuka kembali setelah setahun sempat ditutup karena pandemi COVID-19. Namun, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberi catatan agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
"Dalam waktu dekat tempat wisata Gunung Kelud akan kami buka kembali, setelah kami koordinasi dengan beberapa pihak seperti dari kepolisian, TNI maupun Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19," katanya di Kediri, Senin.
Bupati Dhito memang berencana membuka kembali lokasi wisata Gunung Kelud (1.731 meter di atas permukaan laut/ mdpl) yang terletak di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Namun, koordinasi tetap dilakukan karena saat ini masih dalam situasi pandemi. Selain itu, Kabupaten Kediri, posisinya juga masih zona jingga.
Baca juga: PLN Berhasil Atasi Listrik Padam Akibat Cuaca Ekstrem di Jogja
Pihaknya memutuskan jumlah kunjungan dibatasi maksimal 50 persen dari biasanya. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah kerumunan di areal wisata.
Mas Dhito, sapaan akrabnya, juga berharap pengelola lokasi wisata mematuhi aturan yang berlaku. Ia tidak ingin adanya kebijakan ini nantinya justru menimbulkan klaster baru.
"Saya berharap pihak pengelola dapat menaati peraturan. Saya tidak mau mendengar muncul klaster-klaster baru COVID-19. Apabila aturan ini dilanggar, sanksinya sangat tegas, wisata tersebut akan ditutup kembali," kata Mas Dhito, menegaskan.
Baca juga: Menlu Retno Pastikan Semua WNI Korban Penyanderaan Abu Sayyaf Telah Bebas
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri Adi Suwignyo menambahkan pemerintah kabupaten memang sempat melakukan penutupan sejumlah lokasi wisata, termasuk Gunung Kelud. Hal itu dilakukan sebagai upaya mengantisipasi penyebaran COVID-19.
Pihaknya menegaskan secara protokol kesehatan di lokasi wisata Gunung Kelud sudah diterapkan, sehingga masyarakat juga diimbau untuk bisa mematuhinya. Namun, untuk jadwal pasti pembukaan tetap menunggu dari Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kediri.
"Kami masih menunggu dari satgas, namun semua sudah disiapkan, protokol kesehatannya," kata Adi Suwignyo.
Gunung Kelud merupakan salah satu objek wisata unggulan di Kabupaten Kediri. Di sekitarnya juga banyak lokasi wisata lain, seperti wisata petualangan, taman agro Margomulyo, beragam kebun buah, kebun bunga dan berbagai objek wisata lainnya.
Setiap akhir pekan dan libur panjang, lokasi itu selalu menjadi jujukan pengunjung. Ribuan wisatawan memadati gunung yang masih aktif itu, namun sejak pandemi COVID-19, lokasi wisata ini ditutup sementara, demi mencegah penyebaran COVID-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Warga huntap Merapi di Kepuharjo dan Umbulharjo menerima SHM. Sultan HB X meminta sertifikat dijaga dan tidak mudah dilepas.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.