Alex Marquez Diduga Melaju 212 Km/Jam Saat Crash Horor
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Sejumlah pendaki menikmati Puncak Gunung Merbabu, Kenteng Songo yang memiliki ketinggian 3.142 mdpl, Boyolali, Sabtu (16/8/2015). /Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, JOGJA—Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM) menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang pendaki asal Kalimantan Timur yang tersambar petir saat pendakian, Kamis (25/12/2025) malam.
Korban adalah Mella Irawanti Kusuma (22), warga Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Insiden tragis tersebut terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda kawasan puncak Merbabu. Setelah melalui proses yang menantang, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Muntilan.
Dalam pernyataan resminya pada Jumat (26/12/2025), pihak BTNGM juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang membantu proses evakuasi. Tim gabungan tersebut terdiri dari KTH Suwanting Indah, Polsek dan Koramil Sawangan, Pemerintah Desa Banyuroto, Basarnas, Damkar, BPBD Kabupaten Magelang, tim medis, serta para relawan.
Berdasarkan data kronologi yang dirilis BTNGM, laporan mengenai adanya pendaki yang tersambar petir pertama kali diterima oleh petugas piket pada Kamis sore sekitar pukul 16.01 WIB.
Merespons laporan tersebut, tim evakuasi segera bergerak menuju titik lokasi kejadian. Petugas berhasil mencapai posisi korban di koordinat HM Pal 26-2 pada pukul 18.14 WIB. Jenazah kemudian langsung dibawa turun menuju RSUD Muntilan untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Pihak rumah sakit telah menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.15 WIB. Rencananya, almarhumah akan dimakamkan di kampung halamannya di Nganjuk, Jawa Timur.
Menyusul insiden ini, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu mengeluarkan imbauan tegas bagi para pendaki yang hendak melakukan aktivitas di pengujung tahun. Para pendaki diminta untuk selalu memprioritaskan keselamatan dan mewaspadai perubahan cuaca yang sangat dinamis di pegunungan.
“Kami mengimbau seluruh pendaki untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, mematuhi standar operasional prosedur (SOP) pendakian, dan beraktivitas dengan penuh kewaspadaan,” tulis BTNGM dalam pernyataan resminya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola terus melakukan pemantauan kondisi cuaca di seluruh jalur pendakian guna memastikan keamanan para pengunjung lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.