BPJS Kesehatan Kucurkan Rp100 Triliun untuk Kasus Penyakit Jantung
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Petugas di sebuah rumah sakit di China tempat pasien menderita pneumonia akibat virus corona baru dirawat. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA-- Para tenaga kesehatan di China masih berupaya menanggulangi wabah virus corona yang terus menyebar. Satu orang dokter bernama Liang Wudong yang aktif di garda terdepan menghadapi virus dilaporkan media setempat meninggal dunia.
Halaman resmi China Global Television Network (CGTN) di Twitter menyebut Liang meninggal di usia 62 tahun karena ikut terinfeksi virus corona.
"Liang Wudong, seorang dokter dari Hubei Xinhua Hospital yang berjuang di garda terdepan #CoronavirusOutbreak di Wuhan, meninggal dunia di usia 62 tahun karena virus," cuit CGTN pada Sabtu (25/1/2020).
Menurut CGTN saat ini banyak tenaga kesehatan di China harus rela merelakan perayaan imlek demi bertugas di area karantina.
Laporan terakhir menyebut sudah lebih dari 1.000 orang dirawat dan 41 meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Politik uang di Magelang dicegah lewat 41 Desa Anti Politik Uang dan tujuh Desa Pengawasan dengan penguatan peran masyarakat.
Data center BDx Jatiluhur disetop sementara. Ekonom menyoroti kepastian regulasi, kebutuhan air, listrik, dan keberlanjutan investasi.
DPR akan mempertemukan pengelola SPPG dengan Kepala BGN Sudaryono pada Senin (5/10) membahas moratorium dapur MBG.
El Nino dan karhutla menekan produksi pangan Nabire. Harga cabai naik dan inflasi September 2026 mencapai 2,82 persen.