Gempa M7,4 Telan Ratusan Nyawa, Kolombia Tetapkan Bencana Nasional
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Undang-Undang - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kecaman terhadap kebijakan hukuman mati bagi tahanan Palestina oleh Israel menguat. Aqsa Working Group mendesak komunitas internasional segera turun tangan menghentikan aturan tersebut yang dinilai melanggar hak asasi manusia.
Ketua Presidium AWG, Muhammad Anshorullah, menegaskan undang-undang tersebut bermasalah secara substansi karena tidak mencerminkan prinsip keadilan dan kesetaraan di hadapan hukum.
“Kami mendesak PBB, Dewan HAM PBB, serta seluruh lembaga internasional untuk segera mengambil tindakan nyata, independen, dan tidak berpihak guna menghentikan kebiadaban serta menuntut pertanggungjawaban rezim Zionis,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu.
Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi menjadi instrumen legal bagi praktik genosida terhadap rakyat Palestina. Menurutnya, penerapan hukuman mati dalam sistem peradilan yang dianggap diskriminatif dan represif merupakan bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan.
“Ini merupakan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia dan prinsip keadilan universal,” katanya.
AWG juga mendorong peningkatan tekanan global melalui jalur diplomasi, hukum, serta gerakan masyarakat sipil. Upaya tersebut termasuk melalui gerakan boikot, divestasi, dan sanksi terhadap Israel.
Selain itu, AWG mengapresiasi sejumlah negara, khususnya anggota Uni Eropa, yang telah menyuarakan kecaman terhadap kebijakan tersebut. Mereka didorong untuk mengambil langkah lebih tegas, termasuk menerapkan embargo menyeluruh.
Organisasi ini menilai berbagai kebijakan represif tidak akan melemahkan perjuangan rakyat Palestina. Sebaliknya, langkah tersebut justru dinilai memperkuat tekad untuk meraih kemerdekaan.
Dalam pernyataannya, AWG juga mengajak masyarakat luas, khususnya umat Islam, untuk terus memperkuat solidaritas dan meningkatkan peran aktif dalam mendukung perjuangan Palestina.
Seruan tersebut mencakup dorongan untuk memperkuat persatuan serta mengintensifkan gerakan kolektif dalam upaya membela hak-hak rakyat Palestina, termasuk pembebasan Masjid Al-Aqsa dari pendudukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.
Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia aman hingga akhir 2026 meski konflik global memengaruhi harga energi.