Tragedi PMI Ilegal! 7 WNI Tewas, DPR Bongkar Dugaan Mafia
Tragedi kapal PMI ilegal di Malaysia tewaskan 7 WNI. DPR desak bongkar mafia pengiriman tenaga kerja ilegal hingga ke akar.
Suasana di DPD PDIP, Karangtempel, Semarang Timur, Kota Semarang, Jateng, Kamis (12/12/2019). /Semarangpos.com-Imam Yuda Saputra
Harianjogja.com, SEMARANG — Kamis (12/12/2020) merupakan hari terakhir pendaftaran bakal calon kepala daerah pada Pilkada 2020 yang dibuka DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng). Proses pendaftaran hari terakhir itu diprediksi akan dibanjiri pendaftar.
Terlebih lagi, putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, dan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo alias Jekek, juga akan mendaftar sebagai calon kepala daerah di hari terakhir.
Ketua Panitia Pendaftaran Balon Kepala Daerah DPD PDIP Jateng, Abang Baginda, mengaku tak ada persiapan istimewa untuk menyambut kedatangan Gibran maupun Jekek. Meski demikian, pihaknya akan menerjunkan dua tim pendaftaran untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar.
"Hingga hari ini sudah ada 82 pendaftar yang mengambil formulir, tapi yang mengembalikan baru 30 orang. Kemungkinan akan mengembalikan hari ini semua. Makanya, tim penerimaan kita bagi tiga," ujar Abang Baginda kepada wartawan di Panti Marhaen atau Kantor DPD PDIP, Karangtempel, Semarang Timur, Kota Semarang, Jateng, Kamis (12/12/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Tragedi kapal PMI ilegal di Malaysia tewaskan 7 WNI. DPR desak bongkar mafia pengiriman tenaga kerja ilegal hingga ke akar.
Puncak haji 2026 segera dimulai. Simak jadwal Armuzna, tahapan wukuf di Arafah, dan tips persiapan jemaah haji.
Mensos Gus Ipul menonaktifkan dua pejabat pengadaan Sekolah Rakyat terkait investigasi dugaan maladministrasi pengadaan barang.
KPK mendalami hubungan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dengan pengusaha EO terkait kasus dugaan korupsi proyek dan CSR.
Pembangunan gedung baru SDN Nglarang terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman ditarget mulai Mei 2026 setelah pematokan lahan rampung.
Ditjenpas membantah video viral dugaan sel mewah dan penggunaan HP di Lapas Cilegon serta menegaskan pengawasan tetap dilakukan.