Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Dipadati Pelayat dan Karangan Bunga
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka di Kantor DPC PDIP Solo, Jateng. /Suara.com-Ari Purnomo
Harianjogja.com, SOLO--Kritik soal dinasti politik sempat dilontarkan terhadap kabar majunya Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo.
Keinginan putra pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka untuk maju di Pemilihan Wali Kota Solo (Pilwakot) Solo ditanggapi beragam oleh publik. Ada yang mendukung langkah Gibran Rakabuming dan ada juga yang menyebut keputusannya adalah bentuk dari dinasti politik.
Menanggapi hal tersebut, Gibran menyebut jika memang menerapkan dinasti politik, tentunya ia akan memilih kursi menteri atau posisi yang lebih strategis di pemerintahan Jokowi-Ma\'ruf.
"Saya kan ikut kontestasi politik, bisa dipilih bisa tidak. Bisa kalah bisa menang. Kalau dinasti politik mungkin saya kemarin minta jadi menteri atau apa saja," kata Gibran yang dikutip dari Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Senin (11/11/2019)
Pada kesempatan itu pula, ia menegaskan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk maju di kancah perpolitikan Kota Solo. Oleh karena itu, ia tidak mau menunggu Jokowi purna tugas terlebih dahulu dari Presiden RI.
"Ini sudah zamannya anak muda, sudah zamannya smartphone yang kebanyakan penggunannya anak milenial. Jadi, ini memang momennya anak muda," sambung pengusaha katering ini.
Kemudian, ia juga mengungkap tujuannya masuk ke dunia politik. Ia ingin menghilangkan citra buruk politik yang terkadang disebut kotor oleh masyarakat Indonesia.
"Saya mulai menyadari sebagai anak muda, kita harus mulai mengubah stereotype, mulai mengubah mindset orang-orang, bahwa politik itu selalu kotor," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka memperlihatkan keseriusannya untuk maju di Pilwakot Solo. Hal ini terbukti saat Gibra Rakabuming mengunjungi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri beberapa waktu yang lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Event di Jogja dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi kreatif dengan membuka peluang bagi UMKM, pekerja seni, dan pelaku usaha kreatif.
Pernikahan di Ngaglik cenderung menurun. Pendidikan dan kesiapan ekonomi menjadi pertimbangan calon pengantin sebelum menikah.
Pasar tenaga kerja AS hanya bertambah 29.000 pekerjaan pada September 2026, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%.
Xavi Hernandez mengkritik jadwal internasional yang membuat Belanda menjalani empat laga UEFA Nations League dalam 11 hari.
Basement Transhome Sleman masih mengeluarkan asap dan bersuhu tinggi. Petugas melakukan pendinginan serta pemantauan dari luar.