Motor Koperasi Desa di Wonogiri Nyungsep, Dandim: Dugaan Rem Blong
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka di Kantor DPC PDIP Solo, Jateng. /Suara.com-Ari Purnomo
Harianjogja.com, SOLO--Kritik soal dinasti politik sempat dilontarkan terhadap kabar majunya Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo.
Keinginan putra pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka untuk maju di Pemilihan Wali Kota Solo (Pilwakot) Solo ditanggapi beragam oleh publik. Ada yang mendukung langkah Gibran Rakabuming dan ada juga yang menyebut keputusannya adalah bentuk dari dinasti politik.
Menanggapi hal tersebut, Gibran menyebut jika memang menerapkan dinasti politik, tentunya ia akan memilih kursi menteri atau posisi yang lebih strategis di pemerintahan Jokowi-Ma\'ruf.
"Saya kan ikut kontestasi politik, bisa dipilih bisa tidak. Bisa kalah bisa menang. Kalau dinasti politik mungkin saya kemarin minta jadi menteri atau apa saja," kata Gibran yang dikutip dari Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Senin (11/11/2019)
Pada kesempatan itu pula, ia menegaskan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk maju di kancah perpolitikan Kota Solo. Oleh karena itu, ia tidak mau menunggu Jokowi purna tugas terlebih dahulu dari Presiden RI.
"Ini sudah zamannya anak muda, sudah zamannya smartphone yang kebanyakan penggunannya anak milenial. Jadi, ini memang momennya anak muda," sambung pengusaha katering ini.
Kemudian, ia juga mengungkap tujuannya masuk ke dunia politik. Ia ingin menghilangkan citra buruk politik yang terkadang disebut kotor oleh masyarakat Indonesia.
"Saya mulai menyadari sebagai anak muda, kita harus mulai mengubah stereotype, mulai mengubah mindset orang-orang, bahwa politik itu selalu kotor," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka memperlihatkan keseriusannya untuk maju di Pilwakot Solo. Hal ini terbukti saat Gibra Rakabuming mengunjungi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri beberapa waktu yang lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.