Puncak Haji 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Tahapan Armuzna

Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama Kamis, 14 Mei 2026 21:47 WIB
Puncak Haji 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Tahapan Armuzna

Ibadah haji - Freepik

Harianjogja.com, MAKKAH—Fase puncak ibadah haji 2026 segera berlangsung dengan rangkaian utama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau dikenal sebagai Armuzna. Kementerian Haji dan Umrah memberi perhatian khusus pada kesiapan layanan transportasi, tenda, konsumsi, hingga kesehatan jemaah menjelang pelaksanaan wukuf di Padang Arafah yang menjadi inti ibadah haji.

Jutaan jemaah haji dari berbagai negara akan bergerak hampir bersamaan menuju Armuzna mulai 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Karena itu, pengaturan mobilitas jemaah menjadi salah satu tantangan terbesar dalam operasional puncak haji 2026.

Apa Itu Armuzna dalam Ibadah Haji?

Armuzna merupakan singkatan dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina, yakni tiga lokasi utama pelaksanaan puncak ibadah haji. Rangkaian tersebut dimulai saat jemaah diberangkatkan dari Makkah menuju Arafah pada 8 Dzulhijjah.

Selanjutnya, jemaah menjalani wukuf di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah, kemudian mabit atau bermalam di Muzdalifah, lalu melanjutkan perjalanan ke Mina untuk melaksanakan lontar jumrah pada hari-hari tasyrik.

Pada fase inilah jutaan umat Islam berkumpul dalam waktu hampir bersamaan sehingga kesiapan tenda, bus Armuzna, konsumsi, hingga layanan kesehatan menjadi perhatian utama pemerintah Arab Saudi dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Dalam hadis, Rasulullah Muhammad SAW bersabda “الحج عرفة” atau Al hajju Arafah yang berarti “Haji adalah Arafah”. Hadis tersebut menegaskan bahwa wukuf di Arafah menjadi rukun utama dalam ibadah haji.

Karena itu, jemaah yang sakit maupun uzur tetap harus dibawa ke Arafah. Tanpa menjalankan wukuf, ibadah haji dinyatakan tidak sah.

Jadwal Puncak Haji 2026 Lengkap

Berdasarkan Rancangan Perjalanan Haji (RPH) 1447 Hijriah yang dirilis Kementerian Haji dan Umrah, berikut jadwal lengkap puncak haji 2026:

Senin, 25 Mei 2026 / 8 Dzulhijjah 1447 H: Jemaah mulai bergerak dari Makkah menuju Arafah.
Selasa, 26 Mei 2026 / 9 Dzulhijjah 1447 H: Pelaksanaan wukuf di Padang Arafah sebagai inti ibadah haji.
Rabu, 27 Mei 2026 / 10 Dzulhijjah 1447 H: Iduladha 1447 Hijriah. Jemaah bergerak menuju Mina dan melaksanakan lontar jumrah aqabah.
Kamis, 28 Mei 2026 / 11 Dzulhijjah 1447 H: Hari Tasyrik I. Jemaah mabit di Mina dan melontar tiga jumrah.
Jumat, 29 Mei 2026 / 12 Dzulhijjah 1447 H: Hari Tasyrik II atau nafar awal bagi jemaah yang memilih meninggalkan Mina lebih cepat.
Sabtu, 30 Mei 2026 / 13 Dzulhijjah 1447 H: Hari Tasyrik III atau nafar tsani bagi jemaah yang menyempurnakan mabit di Mina.

Keutamaan Wukuf di Arafah

Wukuf di Arafah menjadi momen paling penting dalam seluruh rangkaian ibadah haji. Pada hari tersebut, jutaan jemaah berkumpul untuk berzikir, berdoa, memohon ampunan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Hari Arafah juga dikenal sebagai hari penuh ampunan dan pembebasan dari api neraka. Karena itu, banyak jemaah mulai mempersiapkan diri secara spiritual jauh sebelum memasuki fase Armuzna.

Selain menjadi rukun haji, wukuf di Arafah juga melambangkan kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT. Seluruh jemaah mengenakan pakaian ihram tanpa membedakan jabatan, status sosial, maupun asal negara.

Tips Persiapan Puncak Haji 2026

Kementerian Haji dan para pembimbing ibadah mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi fisik menjelang puncak haji karena fase Armuzna sangat menguras tenaga. Jemaah diminta tidak memaksakan aktivitas ibadah sunnah berlebihan sebelum wukuf.

1. Menjaga Kesehatan dan Stamina

Jemaah dianjurkan cukup beristirahat, makan teratur, dan memperbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi akibat cuaca panas di Arab Saudi.

2. Mengurangi Aktivitas Fisik Berlebihan

Petugas meminta jemaah tidak terlalu sering berjalan jauh atau keluar hotel menjelang keberangkatan menuju Arafah.

3. Menyiapkan Perlengkapan Pribadi

Jemaah perlu menyiapkan obat-obatan pribadi, masker, alas kaki, payung, kartu identitas, serta perlengkapan ihram sebelum keberangkatan ke Armuzna.

4. Memahami Skema Pergerakan Armuzna

Jemaah diminta memahami jadwal bus, lokasi tenda, dan arahan petugas agar tidak terpisah dari rombongan saat puncak haji berlangsung.

5. Fokus pada Rukun Haji

Pembimbing ibadah mengingatkan inti pelaksanaan haji adalah wukuf di Arafah sehingga jemaah perlu memprioritaskan kesiapan menghadapi fase Armuzna dibanding aktivitas lain yang menguras energi.

PPIH Arab Saudi memastikan seluruh persiapan puncak haji 2026 terus dimatangkan hingga keberangkatan jemaah menuju Arafah guna memastikan pelaksanaan Armuzna berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online