Sejarah Terboyo Terkuak dari Peta Kuno Semarang Tahun 1695
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Ilustrasi/Dok. BNPB
Harianjogja.com, SEMARANG - Sedikitnya 1.000 rumah warga di Jateng terdampak angin kencang yang melanda provinsi ini Minggu (20/10) sampai Senin (21/10).
Adapun, dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng ada beberapa wilayah di Kabupaten Magelang seperti Desa Pakis dan Kecamatan Pakis yang menyebabkan lima rumah tertimpa pohon. Kemudian di Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan 27 rumah rusak ringan.
"Di Dusun Tejosari Desa Tejosari Kecamatan Ngablak terdapat delapan rumah rusak berat," kata Kepala BPBD Jateng, Sudaryanto Selasa (22/10/2019).
Selanjutnya, Kabupaten Brebes di Dusun Kasa Desa Batursari dan Desa Dawuhan Kecamatan Sirampog terdapat sembilan rumah rusak berat, tiga rumah rusak sedang dan 53 rumah rusak ringan.
Sementara di Wonosobo, angin kencang berdampak ke 211 rumah di Kecamatan Sapuran, 308 rumah Kecamatan Kalikajar, Kecamatan Kepil 11 rumah, Kecamatan Kertek ada 22 rumah kemudian Gapura selamat datang perbatasan Wonosobo - Temanggung Roboh serta bangunan SDN 2 Kapencar juga terdampak.
Masih di Wonosobo, di Kecamatan Garung ada 248 rumah terdampak angin kencang. Kecamatan Kejajar ada 58 rumah terdampak.
Fasilitas umum yang terdampak di Wonosobo yaitu SDN 1 Banyumudal, SDN 2 Purwojiwo, Masjid Krawatan, SDN 2 Kapencar. Dari kerusakan tersebut belum dirinci jenis kerusakan yang dialami.
"Tambah di Kabupaten Banjarnegara di satu Kecamatan Batur beberapa desa yang terdampak yakni, Sumberrejo, Pekasihan, Batur , Kepakesan ada 202 rumah rusak berat atapnya lepas, Sesang 510 rumah sebagian atap lepas, sementara untuk rusak ringan ada 385 rumah," ujarnya.
Sudaryanto menuturkan, pihaknya terus berkoordinasi mendata kerusakan akibat angin kencang untuk langkah yang akan diambil. Dia menyebut masih ada kemungkinan angin kencang akan terjadi.
"Fenomena angin kencang ini akibat pancaroba. Kemungkinan masih kan terjadi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.
Utang pemerintah tembus Rp10.293,69 triliun per Juni 2026. Sebagian dividen BUMN akan kembali masuk APBN sebagai cadangan fiskal.
BU Printing & Packaging telah lebih dari 15 tahun menangani produksi buku untuk penulis, penerbit, kampus, sekolah, perusahaan hingga instansi
Harga minyak Brent mendekati US$90 per barel saat peluang pembukaan Selat Hormuz makin diragukan akibat konflik Timur Tengah.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan pengembangan AI harus tetap menempatkan manusia sebagai pengendali dalam Center of Excellence AI di Jogja.