AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Angin kencang di Magetan rusak puluhan rumah dan bangunan masjid. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kabupaten Magetan dan mengakibatkan puluhan rumah warga di Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, mengalami kerusakan pada Rabu (24/12/2025) sore.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat sebanyak 26 rumah mengalami kerusakan ringan dan tiga rumah rusak sedang. Selain itu, bangunan masjid di wilayah setempat turut terdampak dengan kerusakan dominan pada bagian atap.
Tak hanya di Kelurahan Kraton, dampak angin kencang juga dirasakan warga Desa Ronowijayan dengan kondisi genteng rumah rontok. Kerusakan umumnya terjadi pada bangunan berbahan baja ringan dan genteng tanah yang tidak mampu menahan terpaan angin.
Salah satu warga terdampak, Suprianto, mengatakan hujan deras mulai turun sekitar pukul 16.00 WIB. Sekitar satu jam kemudian, angin kencang menerjang wilayah tersebut dan merusak bangunan warga yang mayoritas berupa baja ringan dan genteng tanah.
“Rumah yang rusak hampir satu RW. Saat listrik langsung padam. banyak atap seng yang tersangkut di kabel listrik,” ujarnya, Kamis (25/12/2025).
Dia menyebut, warga setempat sejak pagi hari tadi telah melakukan kerja bakti untuk membersihkan sisa material bangunan, ranting, dan daun pohon yang berserakan. Selain itu, petugas BPBD juga turut membantu dalam proses tersebut.
Warga lain, Tinik, menyebut puluhan rumah yang mengalami kerusakan akibat angin kencang tersebut tersebar di tiga rukun tetangga (RT) meliputi RT 015, RT 016, dan RT 017.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat dampak cuaca ekstrem tersebut. “Banyak rumah yang rusak di tiga RT itu. Tidak ada korban jiwa, tapi warga sempat panik karena genteng rumah ambrol menjelang adzan Magrib,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi, merinci dampak cuaca ekstrem tersebut tidak hanya terdapat di Kelurahan Kraton.
Dampak angin kencang juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik lain, antara lain Jalan Raya Karangsono, Jalan Raya Magetan–Madiun, wilayah Desa Mantren, Sambirembe, Ronowijayan, Jonggrang, hingga Jalan Raya Parang–Banyudono.
“Dampak kejadian meliputi akses jalan tertutup sebagian hingga total, kabel listrik dan telekomunikasi tertimpa, serta puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang,” jelasnya.
BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan serta segera melaporkan jika ditemukan kerusakan atau kondisi berbahaya di lingkungan masing-masing.
BPBD Magetan melaporkan cuaca ekstrem juga menyebabkan akses jalan tertutup dan kabel listrik tertimpa material bangunan di sejumlah titik. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan dan segera melapor jika terjadi kondisi berbahaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Syarat membuat akta kematian meliputi surat kematian, KK, identitas pelapor, hingga formulir. Simak cara dan ketentuan pengurusannya.
Suyudi Ario Seto mengusung doktrin Polisi Bersama Masyarakat dan memaparkan agenda 100 hari pertama dalam uji kelayakan calon Kapolri di DPR.
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.
Klasemen Asian Games 2026 berubah setelah Nurisa Dian meraih emas. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.