Advertisement

Angin Kencang Melanda Lebih dari 19 Jam, 70 Warga Pakis Magelang Mengungsi

Newswire
Senin, 21 Oktober 2019 - 18:47 WIB
Nina Atmasari
Angin Kencang Melanda Lebih dari 19 Jam, 70 Warga Pakis Magelang Mengungsi Rumpun bambu tumbang di jalur jalan penghubung Ngablak-Magelang akibat angin kencang di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (20/10/2019) sore. - Ist/Antara

Advertisement

Harianjogja.com, MAGELANG - Angin kencang terjadi di Desa Pogalan, Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Akibatnya, puluhan orang mengungsi.

Kepala Pelaksana Badan penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengatakan angin kencang terjadi sejak Minggu (20/10/2019) sore dan sampai Senin (21/10/2019) siang masih berlangsung.

Advertisement

"Berdasarkan keterangan warga angin ribut mulai kemarin sore sekitar pukul 17.00 WIB dan sekitar pukul 20.00 WIB angin bertambah besar," katanya.

Ia menuturkan karena warga khawatir terjadi sesuatu terhadap rumahnya, sekitar 70 orang mengungsi di Puskesmas Pakis.

"Mereka yang mengungsi dari Dusun Kenditan dan Cetokan Desa Pogalan, Kecamatan Pakis," katanya.

Ia mengatakan akibat angin kencang tersebut sejumlah rumah mengalami kerusakan di bagian atap, selain itu juga banyak pohon tumbang.

Ia menuturkan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan rumah rusak.

"Data masih terus berkembang, karena angin kencang masih berlangsung," katanya.

Ia mengatakan petugas BPBD bersama masyarakat melakukan penanganan pohon tumbang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X

Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X

Jogja
| Senin, 30 Maret 2026, 13:17 WIB

Advertisement

Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing

Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing

Wisata
| Sabtu, 28 Maret 2026, 18:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement