Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Penjaga Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang menunjukkan pintu garasi yang hangus akibat lemparan molotov, Kamis (4/7/2019). /ANTARA News-Heru Suyitno
Harianjogja.com, MAGELANG-- Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Madhi menduga pelempar bom molotov yang terjadi di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang dan Unit Laka Lantas Polres Magelang Kota pada Rabu (3/7/2019) malam adalah orang yang sama.
"Hasil penyelidikan sementara pelaku merupakan orang yang sama melakukan pelemparan di dua tempat, yakni di Kantor Unit Laka Lantas Polres Magelang Kota dan di depan Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang," katanya di Magelang, Jumat (5/7/2019).
Kapolres mengatakan telah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi di kedua tempat kejadian tersebut sebanyak tujuh orang.
Selain itu, telah dilakukan pengecekan dan mengambil rekaman CCTV di beberapa titik lokasi kemudian untuk di analisa secara mendalam.
"Guna penyelidikan lebih lanjut, kami mengirimkan barang bukti yang ditemukan di TKP berupa pecahan botol ke Laboratorium Forensik Semarang," katanya.
Seorang penjaga Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang, Bambang Tri Harwanto mengatakan saat kejadian pelemparan molotov sekitar pukul 22.15 WIB dirinya sedang ngobrol dengan seorang teman di teras Rumah Dinas Ketua DPRD.
Ia mengatakan kebetulan Ketua DPRD Kota Magelang Budi Prayitno tidak ada di rumah dinas karena sedang ada acara di luar kota.
"Saat kami ngobrol dikagetkan dengan lemparan dan kemudian ada api di depan garasi. Selanjutnya kami matikan dengan menyemprotkan air dari selang yang tidak jauh dari titik api," katanya.
Akibat lemparan molotov yang menimbulkan kobaran api tersebut pintu garasi Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelamg terlihat hangus, namun tidak sampai terbakar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.