6 Aplikasi AI yang Bisa Bikin Notulen Rapat Otomatis
Enam aplikasi AI ini dapat membantu membuat notulen rapat, transkripsi, rangkuman, dan action items secara otomatis.
Ilustrasi bom,/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Aksi bom bunuh diri mengguncang sebuah pesta pernikahan di Distrik Dera Ismail Khan, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai sejumlah tamu undangan.
Serangan bom bunuh diri terjadi saat prosesi pernikahan tengah berlangsung pada Jumat (23/1/2026) waktu setempat. Ledakan dahsyat memicu kepanikan massal dan menyebabkan bangunan tempat acara berlangsung mengalami kerusakan berat.
Berdasarkan laporan Al Jazeera, aksi teror tersebut diduga menargetkan anggota komite perdamaian lokal yang berada di lokasi acara. Pejabat kepolisian setempat, Muhammad Adnan, menyatakan ledakan terjadi di tengah kerumunan tamu, sehingga korban berjatuhan dalam jumlah besar.
Komite perdamaian yang menjadi sasaran merupakan kelompok berisi warga sipil dan tetua adat yang selama ini bekerja sama dengan pemerintah pusat Pakistan. Keberadaan mereka menjadi bagian dari strategi keamanan Islamabad untuk menekan aktivitas kelompok militan di wilayah perbatasan dengan Afghanistan.
Dampak ledakan menyebabkan tiga orang tewas di tempat kejadian perkara akibat luka bakar parah dan hantaman bangunan. Empat korban lainnya yang sempat dilarikan ke rumah sakit akhirnya meninggal dunia seusai menjalani perawatan intensif.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan perbatasan Pakistan–Afghanistan. Militer Pakistan saat ini berada dalam status siaga tinggi untuk mengantisipasi eskalasi lanjutan dari kelompok bersenjata.
Situasi keamanan yang memburuk juga memicu gelombang pengungsian besar-besaran. Puluhan ribu warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan bertahan dalam kondisi sulit di tengah suhu musim dingin ekstrem.
Hingga kini, belum ada kelompok yang secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, kecurigaan mengarah pada Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), kelompok yang kerap menyerang komite perdamaian karena dianggap menghambat agenda mereka.
Kelompok TTP diketahui beroperasi di wilayah perbatasan dengan tujuan menerapkan hukum versi mereka. Pemerintah Pakistan sebelumnya menuding Taliban Afghanistan memberi ruang bagi TTP untuk merancang serangan lintas batas, tuduhan yang dibantah oleh otoritas Kabul dan disebut sebagai persoalan internal Pakistan.
Otoritas keamanan Pakistan masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku dan jaringan di balik serangan tersebut. Pemerintah menegaskan komitmennya memperketat pengamanan demi mencegah terulangnya aksi teror serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam aplikasi AI ini dapat membantu membuat notulen rapat, transkripsi, rangkuman, dan action items secara otomatis.
BNI meluncurkan wondrZ, tabungan anak dan remaja untuk belajar menabung dan mengelola keuangan dengan pendampingan orang tua.
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (23/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Sri Widiastuti, nasabah BPR Syariah Dharma Kuwera, memenangkan Mitsubishi Xpander setelah konsisten menabung sejak 2022.