Martinez Mundur, Portugal Bersiap Memulai Era Baru
Portugal memasuki era baru setelah Roberto Martinez mundur pasca-Piala Dunia 2026. Jorge Jesus disebut menjadi kandidat terkuat penggantinya.
Ilustrasi bom,/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Aksi bom bunuh diri mengguncang sebuah pesta pernikahan di Distrik Dera Ismail Khan, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai sejumlah tamu undangan.
Serangan bom bunuh diri terjadi saat prosesi pernikahan tengah berlangsung pada Jumat (23/1/2026) waktu setempat. Ledakan dahsyat memicu kepanikan massal dan menyebabkan bangunan tempat acara berlangsung mengalami kerusakan berat.
Berdasarkan laporan Al Jazeera, aksi teror tersebut diduga menargetkan anggota komite perdamaian lokal yang berada di lokasi acara. Pejabat kepolisian setempat, Muhammad Adnan, menyatakan ledakan terjadi di tengah kerumunan tamu, sehingga korban berjatuhan dalam jumlah besar.
Komite perdamaian yang menjadi sasaran merupakan kelompok berisi warga sipil dan tetua adat yang selama ini bekerja sama dengan pemerintah pusat Pakistan. Keberadaan mereka menjadi bagian dari strategi keamanan Islamabad untuk menekan aktivitas kelompok militan di wilayah perbatasan dengan Afghanistan.
Dampak ledakan menyebabkan tiga orang tewas di tempat kejadian perkara akibat luka bakar parah dan hantaman bangunan. Empat korban lainnya yang sempat dilarikan ke rumah sakit akhirnya meninggal dunia seusai menjalani perawatan intensif.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan perbatasan Pakistan–Afghanistan. Militer Pakistan saat ini berada dalam status siaga tinggi untuk mengantisipasi eskalasi lanjutan dari kelompok bersenjata.
Situasi keamanan yang memburuk juga memicu gelombang pengungsian besar-besaran. Puluhan ribu warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan bertahan dalam kondisi sulit di tengah suhu musim dingin ekstrem.
Hingga kini, belum ada kelompok yang secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, kecurigaan mengarah pada Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), kelompok yang kerap menyerang komite perdamaian karena dianggap menghambat agenda mereka.
Kelompok TTP diketahui beroperasi di wilayah perbatasan dengan tujuan menerapkan hukum versi mereka. Pemerintah Pakistan sebelumnya menuding Taliban Afghanistan memberi ruang bagi TTP untuk merancang serangan lintas batas, tuduhan yang dibantah oleh otoritas Kabul dan disebut sebagai persoalan internal Pakistan.
Otoritas keamanan Pakistan masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku dan jaringan di balik serangan tersebut. Pemerintah menegaskan komitmennya memperketat pengamanan demi mencegah terulangnya aksi teror serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Portugal memasuki era baru setelah Roberto Martinez mundur pasca-Piala Dunia 2026. Jorge Jesus disebut menjadi kandidat terkuat penggantinya.
Mahasiswa perlu mendapatkan pemahaman SNI dan mendorong lulusan memiliki sertifikat kompetensi agar siap bersaing di dunia kerja.
Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS kembali menghadirkan berbagai penawaran spesial bagi pasangan yang ingin mewujudkan pernikahan impian.
Said Iqbal mengusulkan penghapusan pajak JHT, THR, dana pensiun, dan pesangon kepada Menteri Keuangan demi meningkatkan kesejahteraan buruh.
PM India Narendra Modi berjanji kembali ke Indonesia sebelum 2029 untuk meresmikan Candi Prambanan setelah restorasi bersama rampung.
Pemkab Kulonprogo menggabungkan Disdag dan DisperinkopUKM mulai Januari 2027 demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan.