Advertisement
Acungkan Airsoft Gun, Seorang Pria Mengamuk di Jalan Raya
Seorang pria mengamuk sambil mengacungkan pistol airsoft gun di Klodran, Colomadu, Karanganyar, Senin (2/4/2018) - Facebook/Zidiq Nugroho
Advertisement
Harianjogja.com, KARANGANYAR -- Warga Colomadu, Karanganyar geger, Senin (2/4/2018) pagi, setelah seorang warga mengamuk di jalanan.
Polsek Colomadu, Karanganyar, menangkap warga Tegalsari, RT 004/RW 005, Grogol, Sukoharjo, Eko Riyawanto, 32, karena mengamuk di jalan raya. Eko juga mengacungkan senjata jenis airsoft gun.
Advertisement
Informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, Eko mengamuk di Jl. Adi Soemarmo, Klodran, Colomadu, Karanganyar, Senin (2/4/2018) sekitar pukul 07.30 WIB. Dia mengamuk sembari mengacungkan pistol jenis airsoft gun di jalan raya. Video aksi nekat warga Grogol itu langsung menyebar di media sosial.
Saat kejadian, sejumlah polisi berusaha menangkap Eko. Sejumlah pengendara yang melintas menghentikan laju kendaraan mereka untuk melihat upaya polisi menangkap Eko. Butuh beberapa orang untuk menghentikan aksi nekat Eko di tempat umum itu.
Eko dibawa ke Polsek Colomadu untuk dimintasi keterangan. Informasi lain menyebutkan lelaki itu diduga menderita gangguan jiwa. Polisi memanggil keluarganya untuk dimintai keterangan.
Kapolsek Colomadu, AKP Joko Waluyono, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, membenarkan adanya kejadian itu. Tetapi dia enggan memberikan pernyataan lebih detail. "Iya benar ada kejadian itu," kata dia saat dihubungi Solopos.com, Senin.
Informasi yang dihimpun Solopos.com, Eko juga pernah melakukan aksi yang menjadi viral di media sosial tahun lalu. Saat itu, dia menantang anggota Satuan Lalu Lintas Polres Sukoharjo saat hendak ditilang di Grogol.
"Yang bersangkutan diindikasikan pernah mengalami gangguan jiwa dan dirawat di RSJD Solo. Kami berkoordinasi dengan Polsek Grogol, menghubungi pihak keluarga dan berkoordinasi dengan RSJD Solo," ujar dia.
Sementara itu, sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian mengaku ketakutan melihat Eko yang membawa senjata itu. Mereka yang berada di sekitar lokasi memilih minggir atau menjauh dari pria tersebut.
“Informasi di lokasi ada beberapa versi. Ada yang bilang pelaku adalah begal, jambret, dan sebagainya. Tetapi mana yang benar saya tidak tahu,” kata Joko, 46, salah seorang warga yang membuka usaha di dekat tempat kejadian. (Iskandar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
Advertisement
Fasilitas Publik Termasuk Sekolah di Bantul Pulih Seusai Gempa Pacitan
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- Pertumbuhan Ekonomi DIY Diprediksi Stabil 2026
- KPK Verifikasi Aduan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi
- Jadi Tersangka Penipuan, Dirut Dana Syariah Indonesia Minta Maaf
- Dinkes Kulonprogo Ingatkan Warga Waspada Virus Nipah
- Sweety dan Indomaret Gelar Posyandu 8.000 Balita
- Dispar Bantul Tegaskan Foto di Parangtritis Gratis
- Bank Jateng Raih SLE Awards 2026 dan NPS Tinggi
Advertisement
Advertisement



