Advertisement

GP Ansor Apresiasi Diplomasi Prabowo di Board of Peace

Newswire
Minggu, 22 Februari 2026 - 19:57 WIB
Sunartono
GP Ansor Apresiasi Diplomasi Prabowo di Board of Peace GP Ansor nilai diplomasi Prabowo di Board of Peace perkuat peran Indonesia sebagai jembatan dialog dan penjaga stabilitas global. - Antara.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Addin Jauharudin menilai langkah Presiden Prabowo Subianto dalam forum Board of Peace (BoP) sebagai strategi diplomasi yang tenang namun tegas, sekaligus menempatkan Indonesia sebagai jembatan dialog di tengah polarisasi global. Diplomasi Prabowo di Board of Peace dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam isu perdamaian dunia dan stabilitas global.

Menurut Addin, Gerakan Pemuda Ansor melihat kehadiran Indonesia di forum tersebut bukan sekadar simbol partisipasi, melainkan wujud komitmen aktif dalam mendorong resolusi konflik dan solusi kemanusiaan.

Advertisement

"Board of Peace adalah ruang pertemuan para pemimpin dan tokoh dunia untuk membahas resolusi konflik, stabilitas global, dan solusi kemanusiaan. Dalam forum itu, Indonesia datang bukan dengan suara keras, tetapi dengan pesan jelas: perdamaian harus diperjuangkan bersama," kata Addin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Addin menegaskan, diplomasi Presiden Prabowo Subianto membawa tiga pesan utama. Pertama, dunia membutuhkan dialog, bukan sekadar saling menyalahkan. Kedua, nilai kemanusiaan harus ditempatkan di atas kepentingan politik jangka pendek. Ketiga, stabilitas global menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan seluruh bangsa, termasuk Indonesia.

Ia menilai pendekatan tersebut mengingatkan pada sejarah diplomasi Indonesia. Presiden pertama RI, Soekarno, juga pernah mengambil langkah diplomasi yang pada masanya menuai perdebatan. Namun, sejarah kemudian menunjukkan bahwa keberanian membaca momentum dan strategi yang tepat menjadi bagian penting dalam menjaga kepentingan nasional.

Dalam isu Palestina–Israel, lanjut Addin, Presiden Prabowo membawa sikap yang konsisten, yakni mendukung kemerdekaan Palestina, mendorong gencatan senjata permanen, serta memperjuangkan solusi dua negara sesuai hukum internasional.

Indonesia dinilai tidak hanya menyuarakan sikap politik, tetapi juga aktif dalam penyaluran bantuan kemanusiaan. Bagi GP Ansor, kombinasi ketegasan prinsip dan pendekatan bijak tersebut mencerminkan wajah diplomasi Indonesia di panggung global.

Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace, menurut Addin, menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan dunia. Negara yang stabil, berani berbicara soal perdamaian, dan mampu berperan sebagai penengah akan semakin diperhitungkan dalam percaturan internasional.

Stabilitas global, lanjutnya, berdampak langsung pada kepentingan nasional. Perdagangan internasional yang lebih lancar, iklim investasi yang lebih kondusif, serta prospek ekonomi yang terjaga menjadi implikasi nyata dari diplomasi perdamaian yang dijalankan pemerintah.

GP Ansor meyakini langkah Presiden Prabowo dalam Board of Peace merupakan bagian dari kontribusi Indonesia menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat konstitusi.

“Di tengah dunia yang gaduh, Indonesia memilih menjadi suara yang menenangkan. Itulah diplomasi kita,” katanya. Sikap tersebut, menurut GP Ansor, menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mengambil peran aktif dalam menciptakan perdamaian dan stabilitas global melalui jalur diplomasi yang konstruktif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Transporter Baciro Jadi Ujung Tombak Pengolahan Sampah Organik di Jogj

Transporter Baciro Jadi Ujung Tombak Pengolahan Sampah Organik di Jogj

Jogja
| Minggu, 22 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan

Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan

Wisata
| Minggu, 22 Februari 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement