Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Kereta Cepat - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Proyek Rapid Transit System (RTS) Link Johor–Singapura dipastikan tetap sesuai jadwal dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026 atau awal 2027. Kehadiran moda transportasi massal ini digadang menjadi solusi utama mengurai kemacetan parah di Causeway sekaligus memangkas waktu tempuh lintas negara hanya lima menit.
Laporan Straitstimes menyebutkan, pembangunan fisik proyek telah mencapai 77 persen pada akhir 2024. Tahap berikutnya difokuskan pada pemasangan sistem persinyalan serta pengadaan rangkaian kereta otomatis untuk memastikan operasional berjalan optimal.
RTS Link akan melayani rute dari Bukit Chagar, Johor Bahru menuju Woodlands North, Singapura. Lintasan ini dikenal sebagai salah satu jalur perbatasan tersibuk di dunia. Dengan kapasitas angkut mencapai 10.000 penumpang per jam di setiap arah, layanan ini diharapkan mampu menekan kepadatan kendaraan pribadi yang selama ini memicu antrean panjang di Causeway.
Moda ini menggunakan rangkaian kereta tanpa masinis (driverless) produksi CRRC China. Kereta dapat melaju hingga 80 kilometer per jam dengan interval keberangkatan 3,6 menit saat jam sibuk. Uji coba rangkaian pertama dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026. Setelah seluruh pengujian rampung, sistem rel dan sinyal ditargetkan siap menopang operasional penuh.
Transformasi juga terjadi di sektor imigrasi. Parlemen Malaysia telah mengesahkan RTS Link Bill 2026 yang mencakup penambahan 794 personel baru dari unsur bea cukai, kepolisian, dan imigrasi. Fasilitas 100 pintu otomatis (e-gate) berbasis kecerdasan buatan (AI) akan memangkas waktu pemeriksaan menjadi sekitar tujuh detik per orang. Dengan integrasi sistem biometrik yang tersimpan aman di server Malaysia, arus pekerja lintas negara diproyeksikan lebih lancar dan efisien.
Dari sisi tarif, biaya perjalanan diperkirakan berada pada kisaran 5 hingga 7 dolar Singapura atau sekitar Rp66.000 hingga Rp93.000 per perjalanan. Angka tersebut dinilai lebih kompetitif dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi yang dapat menghabiskan lebih dari 20 dolar Singapura untuk tol dan operasional. Struktur tarif final akan diumumkan pada semester kedua 2026, dan pemerintah Singapura menegaskan layanan ini akan berjalan tanpa subsidi.
Penyelesaian RTS Link Johor–Singapura diyakini membawa dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kedua negara. Selain mengurangi kemacetan di Causeway, proyek ini juga diproyeksikan memperkuat konektivitas sosial dan bisnis antara Johor dan Singapura yang selama ini terhambat antrean kendaraan berjam-jam. Integrasi kawasan perbatasan pun diperkirakan semakin solid setelah layanan resmi beroperasi.
| Aspek Layanan | Detail Teknis & Ekonomi | Keunggulan Utama |
|---|---|---|
| Rute Perjalanan | Bukit Chagar (MY) – Woodlands North (SG) | Waktu tempuh 5 menit |
| Kapasitas Angkut | 10.000 penumpang/jam/arah | Kurangi beban Causeway |
| Teknologi Kereta | Driverless (tanpa masinis) | Frekuensi puncak 3,6 menit |
| Sistem Imigrasi | 100 e-gate AI (7 detik/proses) | Pemeriksaan biometrik cepat |
| Estimasi Tarif | S$5–S$7 (±Rp66 ribu–Rp93 ribu) | Lebih hemat dari mobil pribadi |
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.