Advertisement
Penembakan di Turnamen Hoki Es, Tiga Orang Tewas
Ilustrasi. - freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Ajang pertandingan hoki es remaja di Pawtucket, negara bagian Rhode Island, Amerika Serikat, berubah mencekam setelah terjadi aksi penembakan pada Senin (16/2/2026) waktu setempat. Insiden tersebut menewaskan tiga orang, termasuk pelaku, serta menyebabkan tiga korban lainnya dalam kondisi kritis.
Kepala Kepolisian Pawtucket, Tina Goncalves, menyampaikan bahwa peristiwa itu diduga merupakan serangan yang ditargetkan, kemungkinan terkait perselisihan keluarga. Pelaku disebut meninggal akibat luka tembak yang diduga diarahkan kepada dirinya sendiri setelah melakukan aksinya.
Advertisement
“Tampaknya ini adalah kejadian yang ditargetkan, mungkin karena perselisihan keluarga,” ujar Goncalves kepada Associated Press.
Hingga kini, identitas tersangka dan para korban belum diumumkan secara resmi. Polisi memperkirakan dua korban tewas lainnya merupakan orang dewasa.
BACA JUGA
Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan para pemain remaja langsung tiarap di atas es begitu suara tembakan terdengar. Ratusan penonton dan atlet dievakuasi di tengah kepanikan.
Di luar arena, sejumlah pemain sekolah menengah terlihat berpelukan dengan keluarga mereka dalam kondisi emosional. Bus dikerahkan untuk mengevakuasi para peserta pertandingan di bawah pengawalan ketat aparat keamanan.
Aparat kepolisian kini tengah mengumpulkan keterangan saksi, meninjau rekaman video pertandingan dan mengamankan lokasi kejadian. Selain itu, penutupan jalan di sekitar arena hoki diberlakukan hingga proses olah tempat kejadian perkara (TKP) selesai sepenuhnya.
Insiden ini terjadi hanya dua bulan setelah peristiwa kekerasan senjata api di Brown University, yang juga mengguncang masyarakat setempat.
Wali Kota Pawtucket, Don Grebien, menyatakan kedua insiden tersebut tidak saling terkait, namun tetap menjadi tragedi yang sangat menyedihkan bagi komunitas. Tragedi di Pawtucket diperkirakan akan kembali memicu perdebatan nasional mengenai regulasi senjata api di Amerika Serikat, menyusul meningkatnya insiden kekerasan di ruang publik dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah kota memastikan pengamanan fasilitas publik akan diperketat untuk memulihkan rasa aman masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
Advertisement
Advertisement








