Advertisement
Angka PHK Nasional Januari 2026 Turun Drastis Menjadi 359 Orang
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) - ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melaporkan tren positif pada pembukaan tahun ini dengan mencatatkan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) yang merosot tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data terbaru menunjukkan stabilitas pasar kerja yang jauh lebih kuat, di mana angka kehilangan pekerjaan nasional pada Januari 2026 terpangkas secara signifikan hingga menyisakan ratusan kasus saja.
Advertisement
Berdasarkan rilis Satu Data Ketenagakerjaan yang dipantau pada Minggu (8/3/2026), total pekerja yang terimbas PHK pada Januari 2026 tercatat sebanyak 359 orang.
Angka ini menunjukkan penurunan yang sangat kontras jika dibandingkan dengan data Januari 2025 yang kala itu menyentuh angka 10.026 orang, mengindikasikan adanya perbaikan kondisi industri dan efektivitas program perlindungan tenaga kerja.
BACA JUGA
Adapun seluruh tenaga kerja yang terdata dalam laporan ini merupakan mereka yang terklasifikasi sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Meskipun secara akumulasi nasional menurun, Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Selatan tercatat menjadi wilayah dengan kontribusi angka PHK terbanyak pada bulan pertama tahun ini.
“Tenaga kerja ter-PHK paling banyak pada periode ini terdapat di Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Selatan yaitu sekitar 13,65 persen dari total tenaga kerja ter-PHK yang dilaporkan,” demikian nukilan keterangan resmi dari Satu Data Ketenagakerjaan. Di kedua provinsi tersebut, masing-masing terdapat laporan PHK sebanyak 49 orang pekerja.
Selain dua wilayah utama tersebut, sebaran kasus PHK pada Januari 2026 juga tercatat di Kalimantan Utara dengan 46 orang, diikuti Kalimantan Timur sebanyak 35 orang, dan Jawa Timur sebanyak 34 orang.
Data ini mencerminkan dinamika sektor industri yang lebih terkendali di wilayah-wilayah yang biasanya memiliki tingkat kerawanan PHK tinggi.
Beberapa provinsi lain melaporkan angka yang jauh lebih rendah, seperti Banten dan Jawa Tengah yang masing-masing mencatatkan 27 orang.
Sementara itu, DKI Jakarta hanya mencatatkan 19 orang pekerja yang kehilangan pekerjaan, serta Kalimantan Barat dengan jumlah paling minim di antara daftar tersebut, yakni sebanyak 13 orang.
Kondisi awal 2026 ini berbanding terbalik dengan situasi mencekam pada Januari 2025, di mana badai PHK melanda sejumlah provinsi basis industri besar secara masif.
Kala itu, Banten menjadi wilayah yang paling terdampak dengan rekor PHK tertinggi mencapai 2.604 orang atau menyumbang sekitar 25,97 persen dari total nasional pada awal tahun lalu.
Pada periode kelam Januari 2025 tersebut, Jawa Tengah juga mencatatkan angka tinggi sebesar 1.756 orang, disusul ketat oleh Jawa Barat dengan 1.738 orang. Lonjakan beban ketenagakerjaan tahun lalu juga merembet ke wilayah Riau dengan 794 kasus, DKI Jakarta 671 kasus, serta Jawa Timur yang mencatatkan 483 orang terkena dampak pemutusan kontrak kerja.
Optimisme terhadap pemulihan sektor ketenagakerjaan diharapkan terus berlanjut sepanjang semester pertama tahun ini seiring dengan membaiknya indikator ekonomi global.
Kemenaker terus memantau pergerakan data melalui JKP untuk memastikan setiap pekerja yang terdampak tetap mendapatkan hak dan pendampingan yang semestinya sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Simeulue Akibat Subduksi Lempeng
- PWI Kecam Intimidasi Wartawan di Laga Malut United
- Jenazah Vidi Aldiano Dimakamkan di Tanah Kusir, Dekat Makam Bung Hatta
- Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Deddy Corbuzier: Hati Saya Sangat Hancur
- Ada Diskon Tol 30 Persen Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Daftar Ruasnya
Advertisement
Polres Gunungkidul Siagakan Enam Pos Pengamanan Mudik Lebaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- China Dikabarkan Mulai Pasok Bantuan Rudal ke Iran Hadapi AS-Israel
- Perang Memanas, Stok BBM Indonesia Idealnya Tersedia untuk 2 Bulan
- Cara Ampuh Jaga Kesehatan Kulit Kepala Selama Memakai Penutup Kepala
- Andi Rianto Unggah Pesan Duka atas Meninggalnya Vidi Aldiano
- Agresi Israel Picu 100 Ribu Warga Lebanon Mengungsi
- Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret 2026, Pemerintah Tetap Isbat
- Komnas HAM Nilai Putusan Bebas Delpedro Perkuat Demokrasi
Advertisement
Advertisement







