Advertisement
Senator AS Klaim Maduro Ditangkap, Akan Diadili di AS
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. - Instagram.
Advertisement
Harianjogja.com, WASHINGTON—Seorang senator Amerika Serikat menyatakan Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah ditangkap oleh personel AS dan akan menjalani proses peradilan pidana di Amerika Serikat, menyusul operasi militer yang dilancarkan Washington.
Senator Mike Lee mengungkapkan informasi tersebut diperolehnya langsung dari Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Menurut Lee, penangkapan Maduro menjadi alasan utama digelarnya aksi militer skala besar yang terjadi di Venezuela dalam beberapa jam terakhir.
Advertisement
Lee menambahkan, Rubio memperkirakan tidak akan ada tindakan lanjutan di Venezuela setelah Maduro berada dalam tahanan AS. Operasi tersebut disebut dilakukan untuk melindungi personel Amerika Serikat yang menjalankan perintah penangkapan.
"Ia memberi tahu saya bahwa Nicolas Maduro telah ditangkap oleh personel AS untuk diadili atas dakwaan pidana di Amerika Serikat, dan bahwa aksi kinetik yang kita saksikan malam ini dilakukan untuk melindungi dan membela mereka yang melaksanakan perintah penangkapan itu," kata Lee di platform X, Sabtu (3/1/2026).
Ia menambahkan tindakan itu "kemungkinan" menjadi kewenangan melekat Presiden Donald Trump berdasarkan Pasal II Konstitusi Amerika Serikat untuk melindungi personel AS dari serangan nyata atau yang akan segera terjadi.
Menurut Lee, Rubio memperkirakan "tidak akan ada tindakan lebih lanjut di Venezuela sekarang setelah Maduro berada dalam tahanan" AS.
Pernyataan Lee itu muncul setelah Trump mengatakan pasukannya "berhasil" melancarkan "serangan skala besar" terhadap Venezuela.
Trump juga mengeklaim bahwa Maduro dan istrinya telah "ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara tersebut."
Konferensi pers tentang serangan itu akan digelar di kediaman Trump di Mar-a-Lago, Florida, pada pukul 11.00 (23.00 WIB). Situasi di Venezuela masih terus dipantau menyusul klaim penangkapan Presiden Nicolas Maduro, yang berpotensi memicu dinamika baru dalam hubungan Amerika Serikat dan Amerika Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
- Korban Tewas Bencana di Sumatera Capai 1.177 Orang
- Pelatih Semen Padang Kritik Keras Wasit Seusai Kalah dari PSIM
- Guru SMK Muhammadiyah Kretek Dibekali Public Speaking
- 80 Tahun Jogja Ibu Kota RI, Eko Suwanto Ajak Warga Cinta Tanah Air
- Prabowo Bahas Proyek Hilirisasi Rp100 Triliun di Hambalang
- Pemkab Kulonprogo Lantik 25 Kepsek Baru
- Parlinka Project Amikom Edukasi Pola Asuh Positif Orang Tua Remaja
Advertisement
Advertisement




