Advertisement
Thailand dan Kamboja Belum Sepakati Gencatan Senjata
Foto ilustrasi bendera Thailand dan Kamboja. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, CHANTHABURI—Perundingan antara Thailand dan Kamboja terkait dengan gencatan senjata belum menghasilkan kesepakatan final meskipun kedua negara telah memasuki hari kedua negosiasi intensif untuk meredakan konflik perbatasan yang kembali memanas sejak akhir Juli.
Selama perundingan yang digelar di Chanthaburi, Thailand, kedua pihak saling bertukar draf kesepakatan untuk mengakhiri konflik perbatasan. Namun hingga Kamis malam, belum ada satu pun dokumen yang ditandatangani secara resmi.
Advertisement
Meski demikian, para pejabat dari kedua negara menyatakan optimisme karena suasana pembicaraan dinilai lebih cair dibandingkan pertemuan sebelumnya.
Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand Jenderal Nattapong Praokaew mengatakan bahwa proses pertukaran usulan dalam perundingan berlangsung cukup kompleks.
BACA JUGA
Pihak Thailand, kata dia, bergerak cepat menyusun draf awal pada Rabu malam untuk segera disampaikan kepada pihak Kamboja. Sejak saat itu, kedua negara telah melalui tiga kali revisi dokumen sambil saling menjelaskan posisi serta keprihatinan masing-masing.
Kedua belah pihak berupaya agar kesepakatan bersama dapat segera dirampungkan pada Jumat (26/12/2025), sehingga penandatanganan gencatan senjata secara resmi dapat dilakukan pada hari berikutnya oleh menteri pertahanan kedua negara.
Sengketa perbatasan Thailand dan Kamboja telah berlangsung selama puluhan tahun, namun eskalasi konflik meningkat sejak 24 Juli ketika kedua negara saling melancarkan tembakan artileri dan serangan udara.
Pada 4 Agustus, kedua pihak sempat mengumumkan gencatan senjata yang kemudian diperkuat melalui perjanjian pelaksanaan beberapa hari setelahnya. Namun, bentrokan kembali pecah sejak awal Desember dan telah menewaskan sedikitnya 96 orang dari kedua negara.
Upaya perundingan terbaru ini menjadi harapan untuk menghentikan kekerasan dan memulihkan stabilitas kawasan perbatasan Thailand–Kamboja melalui mekanisme diplomasi dan kesepakatan gencatan senjata yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Italia Terancam Absen Lagi, Play-Off Jadi Penentuan Nasib
- Momen Lebaran, Tingkat Hunian Hotel Bantul Hanya 70 Persen
- Myanmar Bangkit, Tumbangkan Afghanistan 2-1 di Kualifikasi
- Sering Lemas dan Rambut Rontok Bisa Jadi Kurang Protein
- Jadwal F1 Jepang 2026: Duel Russell vs Antonelli di Suzuka
- Honda Bagikan Cara Hindari Blind Spot yang Picu Kecelakaan
- Film Bocah Gaza Masuk Oscar Dilarang Tayang di India, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement








