Advertisement
Prabowo Perintahkan Waktu Pengiriman Bantuan ke Gaza Diperpanjang
Personel TNI mempersiapkan bantuan untuk warga palestina. - Ist/Kemenhan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Pertahanan memperpanjang tenggat waktu pemberian bantuan logistik untuk warga korban perang di Jalur Gaza, Palestina.
Pengiriman bantuan ini terus diperpanjang sejak sebelumnya dilakukan saat perayaan HUT RI-ke 80 (17/8).
Advertisement
"Arahan tersebut sejalan dengan upaya dan komitmen pemerintah dalam memastikan distribusi bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan sehubungan dengan penetapan bencana kelaparan di Gaza oleh PBB," kata Karo Infohan Setjen Kemenhan Brigjen TNI Frega Wennas Inkiriwang dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.
Frega menjelaskan, pengiriman bantuan masih berlangsung hingga hari ini terlihat dari upaya TNI AU memberangkatkan pesawat Hercules C-130 A-1343 ketiga diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa.
Mereka, kata Frega, berangkat bersama Satgas Garuda Merah Putih-II berjumlah 26 orang.
"Sejumlah kebutuhan teknis telah disiapkan seperti 1.200 payung udara, dokumen resmi bagi crew dan perlengkapan pendukung lainnya," jelas Frega.
BACA JUGA: RI Kirimkan 800 Ton Logistik ke Palestina, Disalurkan Lewat Udara
Seperti yang telah dilakukan sebelumnya, pesawat angkut andalan TNI AU itu akan lepas landas dari bandara udara Yordania menuju Jalur Gaza untuk melepaskan bantuan logistik.
Selain jalur airdrop yang telah berlangsung melalui Yordania, Frega mengatakan pemerintah juga tengah menyiapkan opsi penyaluran bantuan kemanusiaan melalui Mesir.
Oleh karena itu, direncanakan tiga pesawat Hercules TNI AU akan bergerak dari Yordania ke Mesir, pada akhir Agustus 2025.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan proses pengiriman bantuan bisa berjalan lancar dan warga Gaza dapat terbantu dengan ragam bantuan logistik tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Investasi di Piyungan Bantul Tak Seimbang, Ini Penjelasannya
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Borneo FC Waspada, PSIM Jogja Datang ke Segiri dengan Tekad Bangkit
- Marbot Masjid di Wates Temukan Pria Meninggal di Kamar Mandi
- Audit Polda DIY Ungkap Dugaan Kelalaian Pengawasan di Polresta Sleman
- Isu Iuran BPJS Guru ASN 26 Kali Setahun Dipastikan Tidak Benar
- Lonjakan PAD Wisata Awal 2026 Dorong Target Rp60 Miliar di Gunungkidul
- Harga Sayuran di Bantul Anjlok saat Panen Raya, Pedagang Mengeluh
- Dirut Mundur, OJK Pastikan BEI Tetap Stabil
Advertisement
Advertisement



