Advertisement
RI Kirimkan 800 Ton Logistik ke Palestina, Disalurkan Lewat Udara
Ratusan warga membawa bantuan yang mereka terima dari truk yang memasuki Jalur Gaza utara, di jalan utara Kota Gaza, Palestina (22/6/2025). ANTARA/Xinhua - Rizek Abdeljawad
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Indonesia melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melakukan penyaluran bantuan kemanusiaan sebanyak 800 ton logistik untuk masyarakat Palestina, yang kini tengah dilanda krisis akibat perang yang belum kunjung mereda.
"Kami menyiapkan 800 ton bantuan yang akan disalurkan melalui airdrop [diterjunkan dari pesawat] oleh TNI, bekerja sama dengan Angkatan Udara Yordania dan Mesir," kata Ketua Baznas RI Noor Achmad, Rabu (13/8/2025).
Advertisement
Noor menjelaskan sebanyak 80 ton bantuan akan disalurkan kepada masyarakat Palestina, tepat pada 17 Agustus 2025, sebagai simbolis HUT ke-80 RI. Selanjutnya, secara bertahap bantuan akan disalurkan hingga mencapai total 800 ton.
BACA JUGA: 2 Anggota Brimob Meninggal Diserang KKB Papua
Pengiriman bantuan dilakukan atas instruksi langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto, dimana dalam hal ini Presiden juga membantu dalam melakukan lobi agar dapat memasukkan bantuan ke Palestina.
"Masuk ke wilayah Palestina sangat sulit. Tapi, atas perintah dan fasilitasi Bapak Presiden, bantuan ini bisa disalurkan," ujarnya.
TNI AU juga telah memiliki rencana khusus, sehingga penyaluran bantuan melalui airdrop yang sempat diragukan oleh banyak pihak bukan menjadi sebuah masalah. Adapun bantuan kemanusiaan tersebut, terdiri atas mi instan, keju, tuna, biskuit, jus instan, mentega, serta makanan kaleng, saus tomat.
Bantuan telah diberangkatkan dari Lapangan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta pada pagi ini, menggunakan armada pesawat Hercules milik TNI AU.
BACA JUGA: Lokasi Calon Transmigran dari DIY Berubah, Ini Kata Disnakertrans
Noor mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan ini, tak terkecuali KBRI Mesir dan Yordania, serta lembaga mitra Baznas di kedua negara tersebut.
"Mereka, teman-teman kita yang ada di Gaza ini sangat membutuhkan. Harapan kita, Israel tidak menyerang secara membabi buta," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Investasi di Piyungan Bantul Tak Seimbang, Ini Penjelasannya
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Audit Polda DIY Ungkap Dugaan Kelalaian Pengawasan di Polresta Sleman
- Isu Iuran BPJS Guru ASN 26 Kali Setahun Dipastikan Tidak Benar
- Lonjakan PAD Wisata Awal 2026 Dorong Target Rp60 Miliar di Gunungkidul
- Harga Sayuran di Bantul Anjlok saat Panen Raya, Pedagang Mengeluh
- Dirut Mundur, OJK Pastikan BEI Tetap Stabil
- Galon Bekas dan Biopori Tekan Sampah Warungboto Jogja hingga 50 Persen
- 13 Calon Petugas Haji Dicopot saat Diklat PPIH, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement



