310 Prajurit TNI AL Disiapkan Jadi Awak Kapal Induk KRI Sriwijaya
TNI AL menyiapkan 310 personel sebagai calon awak KRI Sriwijaya atau ITS Giuseppe Garibaldi yang kini telah memasuki perairan Indonesia.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengungkapkan tim SAR gabungan menghadapi gelombang laut setinggi 2-2,5 meter disertai angin kencang dalam operasi mencari puluhan penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali.
"Informasi dari BMKG dan pengamatan visual di lapangan, saat ini gelombang laut mencapai 2-2,5 meter disertai angin kencang dan arus laut yang kuat,” kata Syafii di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, operasi SAR dipimpin langsung oleh SAR Mission Coordinator (SMC) untuk memastikan seluruh unsur di laut dan udara bergerak cepat.
Basarnas telah mengerahkan helikopter Dauphin AS365 HR-3606 menuju Banyuwangi untuk observasi udara, pencarian visual, evakuasi, serta koordinasi taktis dari udara.
Selain itu, sebanyak 13 personel Basarnas Spesial Grup (BSG) dari Jakarta yang memiliki kualifikasi khusus penyelamatan bawah air juga diberangkatkan untuk memperkuat upaya pencarian.
Syafii mengatakan KMP Tunu Pratama Jaya sempat mengirimkan sinyal bahaya (distress call) ke Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi, pada Rabu (2/7/2025) pukul 23.20 WIB, dan dipastikan tenggelam pada pukul 23.35 WIB.
Informasi tersebut diteruskan kepada Basarnas Kantor SAR Surabaya pada pukul 23.40 WIB, yang kemudian langsung mengirimkan peringatan elektronik atau e-broadcast kepada seluruh kapal di sekitar lokasi kejadian.
Dia memastikan bahwa hingga pukul 11.00 WIB ini, Basarnas mencatat 31 penumpang ditemukan selamat, empat orang meninggal dunia, dan 30 lainnya masih dalam pencarian. Identitas para korban masih diverifikasi bersama tim DVI Polri, Syahbandar, dan instansi terkait di Jawa Timur dan Bali.
"Basarnas turut prihatin atas musibah KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali ini, dan akan terus melaporkan perkembangan operasi SAR yang dilakukan tim terbaik Basarnas bersama tim SAR gabungan," kata dia.
KMP Tunu Pratama Jaya yang membawa 53 penumpang, 12 kru kapal, dan 22 unit kendaraan itu tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, hanya sekitar 40 menit setelah keberangkatan yang diduga karena cuaca buruk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
TNI AL menyiapkan 310 personel sebagai calon awak KRI Sriwijaya atau ITS Giuseppe Garibaldi yang kini telah memasuki perairan Indonesia.
Stasiun Geofisika Manado mencatat 515 gempa tektonik guncang Sulawesi Utara selama Agustus 2026. Gempa terbesar capai magnitudo 6,5.
Jadwal DAMRI dari YIA Jumat 18 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Ratusan siswa SMKN 1 Boyolangu Tulungagung mengeluh diare usai santap menu MBG. Dinkes amankan sampel makanan untuk uji laboratorium.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 18 September 2026 melayani 24 perjalanan rute Stasiun Tugu-YIA PP. Cek jam keberangkatan dan waktu tempuhnya.
Forum Warek Akademik Perguruan Tinggi se-Indonesia 2026 di Unhas fokus membahas mitigasi kecurangan SNPMB dan empat isu strategis.