Advertisement
Penyeludupan 1,2 ton Kokain dan 795 Kilogram Sabu di Kepri, BNN Lakukan Penyelidikan
Kepala BNN Kepri Brigjen Pol. Hanny Hidayat (tengah) berdialog dengan personelnya di Lantamal IV Kota Batam, Kepri, Jumat (16/5/2025). (ANTARA - Laily Rahmawaty)
Advertisement
Harianjogja.com, BATAM—Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepulauan Riau melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus upaya penyeludupan 1,9 ton narkoba jenis sabu dan kokain yang berhasil digagalkan TNI AL
“Tentunya kami lakukan penyelidikan tuntas, barang buktinya kami amankan, jangan sampai hilang barang buktinya,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepulauan Riau Brigjen Pol. Hanny Hidayat usai konferensi pers penyeludupan 1,9 ton narkoba di Lantamal IV Kota Batam, Kepri, Jumat.
Advertisement
Jenderal polisi bintang satu itu menyebut penyelidikan dan penyidikan dilakukan untuk mengetahui asal narkoba serta tujuannya, serta jaringan yang terlibat.
“Setelah diterima adminsirtasi berita acaranya, kemudian kami akan lakukan penyidikan,” ujarnya.
TNI AL menyerahkan penyelidikan dan penyidikan kasus penyeludupan 1,9 ton narkoba yang terdiri atas 1,2 ton kokain dan 705 kg sabu tersebut kepada BNN. Barang bukti beserta tersangka juga diserahkan untuk penyelidikan lebih lanjut.
BACA JUGA: Pemancingan di Maguwoharjo Sleman Diterjang Banjir 1 Meter, Kerugian Capai Rp30 Juta
Menurut Hanny, Kepri bukanlah wilayah peredaran kokain. Oleh karena itu, pihaknya menyelidiki secara tuntas untuk memastikan 1,2 ton kokain yang diselundupkan menggunakan kapal ikan asing berbendera Thailand itu hendak ke mana tujuannya.
“Ini masih didalami, pelaku dan barang bukti juga baru diamankan kemarin (Rabu-red), baru diserahkan hari ini jadi belum sempat dimintai keterangan,” ujarnya.
Dari pengungkapan tersebut, total ada 5 lima anak buah kapal yang diamankan, terdiri atas satu orang WNA Thailand dan empat orang WNA Myanmar. Dari lima orang tersebut, empat positif konsumsi narkoba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







