Eks Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Jual Beli Gas
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
KBRI Phnom Penh mencatat 2.887 WNI melapor terkait sindikat penipuan daring. Perlindungan dan pemulangan ke Indonesia terus dipercepat. /Antara.
Harianjogja.com, PHNOM PENH—Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh, Kamboja, memperkuat langkah perlindungan bagi warga negara Indonesia (WNI) seiring meningkatnya jumlah laporan yang masuk terkait kasus sindikat penipuan daring lintas negara.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, menegaskan bahwa KBRI berkomitmen memastikan kebutuhan dasar para WNI tetap terpenuhi selama menunggu proses pemulangan ke Indonesia.
“KBRI berupaya memastikan kebutuhan dasar WNI terpenuhi selama menunggu proses kepulangan ke Indonesia,” ujar Santo Darmosumarto melalui keterangan pers, Sabtu (31/1/2026).
Menurut Santo, jumlah WNI yang melapor ke KBRI Phnom Penh terus mengalami peningkatan. Para WNI tersebut diketahui merupakan korban yang sebelumnya terjebak dalam sindikat penipuan daring di Kamboja.
Sejak 16 Januari 2026 hingga 31 Januari 2026 pukul 17.00 waktu setempat, tercatat sebanyak 2.887 WNI telah datang langsung ke KBRI Phnom Penh untuk meminta fasilitasi pemulangan ke tanah air.
Di tengah lonjakan laporan tersebut serta berkembangnya polemik di Indonesia mengenai status hukum para WNI, KBRI Phnom Penh menegaskan tetap berfokus pada mandat utamanya, yakni memberikan fasilitasi dan pelindungan bagi WNI di luar negeri.
Pada saat yang sama, KBRI terus menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pihak di Indonesia, termasuk instansi penegak hukum, untuk membahas langkah tindak lanjut yang diperlukan setelah para WNI tiba di Indonesia.
Mayoritas WNI yang melapor memilih tinggal sementara di guest house atau hotel dengan biaya mandiri sembari menunggu proses deportasi. Namun, lebih dari 900 WNI lainnya saat ini berada di tempat penampungan sementara yang dikoordinasikan oleh KBRI Phnom Penh bersama otoritas setempat.
Di lokasi penampungan tersebut, KBRI berupaya memenuhi kebutuhan dasar para WNI, terutama penyediaan makanan dan minuman. Upaya ini didukung oleh tim perbantuan teknis dari Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
Seiring meningkatnya jumlah laporan, proses asesmen terhadap WNI serta penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) terus ditingkatkan dan dipercepat guna memperlancar proses pemulangan.
KBRI Phnom Penh berharap seluruh WNI yang tidak memiliki paspor dapat segera kembali ke Indonesia dengan menggunakan dokumen perjalanan baru. Dalam waktu dekat, KBRI juga terus mengintensifkan koordinasi dengan otoritas imigrasi Kamboja untuk memperoleh izin keluar wilayah serta mengupayakan keringanan denda keimigrasian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.