Advertisement
Tiket Kereta Lebaran 2026 Mulai Dibuka, KAI Ingatkan Antisipasi Lonjak
Ilustrasi rangkaian kereta api. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, MADIUN—PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengingatkan masyarakat untuk segera merencanakan dan memesan tiket kereta api Angkutan Lebaran 2026 sejak dini. Langkah ini penting guna menghindari kehabisan tiket seiring lonjakan permintaan pada periode mudik.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa pemesanan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026 telah resmi dibuka dengan skema H-45 sebelum jadwal keberangkatan. Pemesanan tersebut mulai dapat dilakukan sejak 25 Januari 2026.
Advertisement
Menurut Tohari, periode Lebaran merupakan masa dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Kondisi tersebut selalu diikuti dengan peningkatan signifikan permintaan tiket kereta api, terutama pada tanggal-tanggal favorit arus mudik dan balik.
“Masa libur Lebaran identik dengan lonjakan penumpang. Oleh karena itu, calon penumpang perlu lebih cermat dan sigap dalam melakukan pemesanan agar tidak kehabisan tiket,” ujar Tohari di Madiun, Sabtu.
BACA JUGA
Sebagai informasi, pembukaan pemesanan tiket Lebaran 2026 yang dimulai sejak 25 Januari 2026 tersebut berlaku untuk keberangkatan mulai 12 Maret 2026 atau H-10 Lebaran dan seterusnya.
Dengan ketentuan H-45 tersebut, pada Sabtu (31/1/2026), masyarakat sudah dapat melakukan pemesanan tiket kereta api untuk jadwal keberangkatan Selasa, 17 Maret 2026.
Guna meningkatkan peluang mendapatkan tiket kereta api sesuai kebutuhan, KAI Daop 7 Madiun membagikan sejumlah tips praktis kepada masyarakat. Di antaranya dengan menentukan jadwal perjalanan sejak dini, memastikan koneksi internet stabil saat pemesanan, serta rutin mengecek ketersediaan tiket.
Selain itu, calon penumpang juga disarankan memanfaatkan fitur Connecting Train atau kereta sambungan yang tersedia di aplikasi Access by KAI untuk alternatif perjalanan.
“Semakin rajin mengecek dan me-refresh aplikasi, peluang mendapatkan tiket semakin besar karena tiket dari pembatalan penumpang lain dapat muncul kapan saja di sistem,” jelas Tohari.
KAI juga menegaskan pentingnya melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi guna menghindari risiko penipuan atau kerugian akibat pembayaran tiket dengan harga tidak wajar.
Adapun kanal resmi pemesanan tiket kereta api meliputi aplikasi Access by KAI, laman resmi booking.kai.id, serta mitra resmi yang telah bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero).
“Jangan sampai terlewat memesan tiket pada tanggal favorit. KAI berkomitmen menyediakan moda transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu bagi seluruh pelanggan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- MRP Kecam Penembakan Pilot Smart Air oleh KKB di Papua
- Satgas Ungkap 20 KKB Serang Pesawat Smart Air di Papua, Dua Kru Tewas
- DPR Desak SKB Tiga Menteri Atasi 11 Juta PBI BPJS Nonaktif
- Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
Advertisement
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Yu Beruk Wafat, Duka Seni Tradisi Yogyakarta
- Bareskrim Polri Tahan Tersangka Kasus Pemalsuan Status Nikah di KTP
- Trump Ancam Iran, Kapal Induk AS ke Timur Tengah
- The Ground of Fire, Pameran Lutfi Yanuar di Bantul
- Harga Emas Antam Terbaru Tembus Rp2.954.000 per Gram
- Trump Ancam Gunakan Kekuatan Besar ke Iran
- Basarnas Himpun 400 Relawan di Jambore SAR Nasional
Advertisement
Advertisement







