Sikomhati Diterapkan di SMAN 1 Seyegan untuk Cegah Bullying
Sikomhati.id karya Prof. Puji Lestari diterapkan di SMAN 1 Seyegan untuk memperkuat literasi digital dan mencegah bullying.
Ilustrasi Rusia. Freepik
Harianjogja.com, MOSKOW—Pemerintah Rusia mengecam keras kebijakan terbaru Amerika Serikat yang kembali memperketat tekanan ekonomi terhadap Kuba. Moskow menilai langkah Washington tersebut sebagai bentuk pencekikan ekonomi yang berpotensi memperburuk stabilitas dan melanggar prinsip kedaulatan negara.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, pada Sabtu (31/1) menyampaikan bahwa pembatasan terbaru yang diterapkan Amerika Serikat terhadap Kuba mencerminkan strategi sistematis untuk menekan negara lain melalui instrumen ekonomi dan politik.
Zakharova menyoroti penetapan status darurat nasional oleh Amerika Serikat sebagai bagian dari pola tekanan yang dinilai Rusia kerap digunakan Washington dalam menghadapi negara-negara yang tidak sejalan dengan kepentingannya. Menurutnya, kebijakan semacam itu tidak dapat dibenarkan dalam hubungan internasional modern.
Sebelumnya, pada Kamis, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang menetapkan tarif impor terhadap negara-negara pemasok minyak ke Kuba. Dalam keputusan yang sama, Trump juga menetapkan status darurat nasional terkait kebijakan tersebut.
Trump menyatakan bahwa kebijakan tarif dan penetapan status darurat itu dilakukan untuk melindungi keamanan nasional Amerika Serikat dari ancaman yang, menurut klaim Washington, berasal dari Kuba.
Menanggapi langkah tersebut, Zakharova menegaskan bahwa kebijakan Amerika Serikat merupakan bentuk kambuhnya strategi “tekanan maksimum” yang bertujuan mencekik perekonomian Kuba. Ia menilai sanksi sepihak semacam itu tidak dapat diterima karena bertentangan dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa serta melanggar kedaulatan negara merdeka.
“Kami mengutuk keras langkah pelarangan yang tidak sah terhadap Havana, termasuk segala bentuk tekanan terhadap para pemimpin dan rakyat Kuba,” ujar Zakharova dalam pernyataan resminya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kerja sama antara Rusia dan Kuba tidak diarahkan terhadap negara ketiga mana pun. Moskow, kata Zakharova, akan terus mengembangkan hubungan bilateral dengan Havana demi kepentingan kedua negara, sekaligus berkontribusi pada keamanan dan stabilitas internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sikomhati.id karya Prof. Puji Lestari diterapkan di SMAN 1 Seyegan untuk memperkuat literasi digital dan mencegah bullying.
Ariana Grande mengejutkan penggemar setelah memutuskan mengurangi aktivitas publik di tengah kesuksesan album Petal yang menempati posisi pertama Billboard 200.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam