Advertisement
Banjir Kembali Terjadi di Jalan Raya Jogja-Solo
Banjir kembali terjadi di jalan raya Solo-Jogja di wilayah Dukuh Borongan, Desa Tlogo, Kecamatan Prambana, Rabu (26/2/2025) sore. Selain jalan raya, jalan permukiman serta satu warung juga terendam air. Solopos - Taufiq Sidik Prakoso.
Advertisement
Harianjogja, KLATEN—Banjir kembali terjadi di jalan raya Solo-Jogja di wilayah Dukuh Borongan, Desa Tlogo, Kecamatan Prambana, Rabu (26/2/2025) sore. Selain jalan raya, jalan permukiman serta satu warung juga terendam air.
Genangan itu terjadi setelah wilayah Kecamatan Prambanan dan sekitarnya diguyur hujan deras. Air sempat menggenangi ruas jalan raya dari arah Jogja menuju Klaten di wilayah Dukuh Borongan.
Advertisement
Panjang ruas yang sempat tergenang sekitar 75 meter dengan ketinggian air sempat mencapai 20 sentimeter di ruas jalan. Selain jalan raya, jalan permukiman di dekatnya ikut tergenang.
Berdasarkan pantauan sekitar pukul 16.00 WIB, terjadi kepadatan arus lalu lintas dari arah Jogja menuju Klaten. Sementara, air yang sempat menggenangi ruas jalan berangsur surut.
BACA JUGA : Banjir di Kota Solo Jawa Tengah, Petugas Gabungan Mulai Dirikan Tenda Pengungsian
Petugas Kepolisian bersama sukarelawan berada di sekitar lokasi mengatur lalu lintas dan mengarahkan pengendara tak memasuki genangan yang masih berada di badan jalan.
Selain jalan raya dan permukiman, air mengenangi salah satu warung makan di tepi jalan wilayah tersebut. Pemilik warung dibantu warga menguras air yang menggenangi bagian dalam warung.
Salah satu warga, Wanar, 70, mengungkapkan genangan terjadi mulai pukul 14.00 WIB seiring hujan deras mengguyur. Genangan sudah terjadi untuk kali kedua selama sepekan ini.
Pada Sabtu (22/2/2025), genangan air lebih parah dan sempat memasuki sejumlah rumah warga di sekitar lokasi serta ruko dan warung di tepi jalan raya.
Kali ini, genangan tak sampai memasuki rumah warga. Hanya, ada satu warung di tepi jalan raya yang kembali tergenang. Soal penyebab genangan dari luapan gorong-gorong, Wanar tak mengetahui.
“Mungkin gorong-gorong kurang besar serta hujannya deras. Kalau kemungkinan mampet, sepertinya tidak. Karena sudah dibersihkan,” katanya.
Warga lainnya, Heru, mengungkapkan saat ini baru hujan satu jam air di saluran sudah meluap hingga menggenangi jalan permukiman. Selain hujan deras, genangan di permukiman terjadi lantaran derasnya aliran dari wilayah hulu. “Harapannya ya tidak terjadi seperti ini lagi bagaimana caranya,” kata Heru.
Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Klaten, Iptu Suyamto, mengungkapkan luapan air sempat menggenangi ruas jalan dari arah Jogja menuju Klaten. Genangan itu sempat mengganggu arus lintas. “Tetapi arus lalu lintas tetap mengalir. Untuk anggota tetap melakukan pengaturan,” kata Iptu Suyamto.
BACA JUGA : Banjir di Sungai Bawah Tanah di Gunungkidul Bikin Layanan PDAM Terganggu
Iptu Suyamto mengungkapkan genangan di ruas jalan raya sempat mencapai 20 sentimeter. Namun, air berangsur surut. “Kemungkinan karena hujan deras sehingga debit air cukup banyak dan selokan tidak menampung. Kami berkoordinasi dengan Bina Marga dan nanti akan ditindaklanjuti untuk dicari permasalahannya,” kata Suyamto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- KPK Dalami Pihak Sentral Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Advertisement







