Jepang vs Brasil! Zion Suzuki Pede Hadapi Ujian Berat Piala Dunia
Jepang tanpa kalah di fase grup dan siap hadapi Brasil di 32 besar Piala Dunia 2026. Zion Suzuki tampil percaya diri.
Foto ilustrasi banjir bandang, dibuat menggunakan Artifical Intelligence - Freepik
Harianjogja.com, PROBOLINGGO—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo mencatat banjir bandang di Kecamatan Tiris merusak tujuh jembatan dan berdampak pada 40 rumah warga di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
“Berdasarkan hasil asesmen terbaru bahwa jembatan yang terdampak bertambah satu dari enam menjadi tujuh jembatan yang rusak akibat bencana banjir di Kecamatan Tiris,” kata Kepala Pelaksana BPBD Probolinggo Oemar Sjarif di Probolinggo, Sabtu.
Dampak banjir bandang Probolinggo tersebut tersebar di empat desa di Kecamatan Tiris, yakni Desa Andungbiru, Andungsari, Tiris, dan Tlogosari. Meski menyebabkan kerusakan infrastruktur dan permukiman, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Di Desa Andungbiru, sebanyak tiga jembatan mengalami kerusakan dengan rincian dua jembatan putus total dan satu jembatan dalam kondisi miring. Sementara itu, di Desa Andungsari terdapat dua jembatan terdampak, masing-masing satu jembatan putus dan satu jembatan miring.
Adapun di Desa Tiris terdapat satu jembatan yang mengalami kerusakan pada bagian pagar jembatan, sedangkan di Desa Tlogosari terdapat satu jembatan yang putus akibat diterjang banjir bandang.
“Satu jembatan darurat di Desa Andungbiru sudah selesai dibangun untuk membuka akses warga yang terisolasi, sedangkan di Desa Andungsari juga dibuat jembatan darurat yang dibangun secara gotong royong oleh masyarakat,” tuturnya.
Selain kerusakan jembatan, banjir bandang Probolinggo juga berdampak pada puluhan rumah warga yang terendam air bercampur lumpur di Desa Andungbiru dan Desa Tiris.
“Kami imbau masyarakat meningkatkan kewaspadaannya terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di daerah rawan banjir dan tanah longsor,” katanya.
Sementara itu, Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan prioritas Pemerintah Kabupaten Probolinggo saat ini adalah memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak banjir bandang Probolinggo, terutama masyarakat yang terisolasi akibat jembatan putus.
“Yang penting sekarang adalah bagaimana masyarakat yang terisolasi bisa mendapatkan kebutuhan pokok, akses kesehatan, termasuk untuk anak sekolah dan ibu hamil. Kami siapkan jembatan darurat, bantuan makanan, dan kebutuhan pokok lainnya,” kata dia.
Terkait penyebab banjir, Bupati Haris menyebut debit air yang besar menjadi faktor dominan terjadinya banjir bandang. Meski demikian, pihaknya berharap tidak ada aktivitas illegal logging atau faktor lain yang memperparah bencana.
“Sementara ini tidak ditemukan gelondongan kayu, meski ada pohon yang tercabut dan terbawa arus. Pengecekan lanjutan akan dilakukan di hulu sungai untuk memastikan tidak ada perubahan geometri yang berpotensi memicu banjir susulan,” tuturnya.
Pemerintah daerah memastikan penanganan dampak banjir bandang Probolinggo terus dilakukan guna memulihkan akses transportasi, permukiman warga, serta mencegah risiko bencana susulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jepang tanpa kalah di fase grup dan siap hadapi Brasil di 32 besar Piala Dunia 2026. Zion Suzuki tampil percaya diri.
Bareskrim menyelidiki 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor 321 WNA dalam kasus sindikat judi online Hayam Wuruk.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Simak contoh surat referensi kerja yang benar, fungsi, manfaat, serta format resmi yang dapat meningkatkan peluang diterima di perusahaan.
Rektor Prof. Hari Purnomo mengajak alumni membangun growth mindset untuk menghadapi AI dan tantangan global.