Advertisement
Sandiaga Uno Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif di Kustomfest Bisa Tembus Pasar Global
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. ANTARA - HO/Kemenparekraf\\r\\n\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL–Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengunjungi Indonesia Kustom Kulture Festival (Kustomfest) 2024 di Jogja Expo Center (JEC) pada Minggu (6/10/2024). Dalam kunjungannya, Sandiaga mendorong pelaku ekonomi kreatif yang memamerkan karyanya dalam Kustomfest 2024 untuk dapat tembus di pasar global.
Sandiaga menilai kehadiran beberapa custom builder dari beberapa negara di Asia menunjukkan ajang modifikasi otomotif tersebut telah menyedot perhatian pelaku otomotif dunia. Dia pun mendorong pengembangan event tersebut di masa mendatang.
Advertisement
“Saya tadi bertemu Jepang, Malaysia, SIngapura, Thailand, sudah menjadi event yang menjadi referensi bagi dunia custom,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sandiaga memastikan akan membantu proses kurasi dan promosi produk ekonomi kreatif yang ada disana. Sehingga potensi ekonomi kreatif yang ada dapat dikenal hingga mancanegara.
“Kami akan membantu kurasi dan promosi beberapa pelaku ekonomi kreatif kita keliling di event serupa di luar negeri di beberapa wilayah Asia. Kita sangat dikenal kemampuan kerajinan tangan sangat diunggulkan, ini anugerah yang harus kita kembangkan ke depan,” katanya.
Dia juga memberikan catatan agar pelaku ekonomi kreatif dapat mencatatkan produk yang dijualnya, bukan hanya jasa yang dilakukannya. Dengan begitu, menurut Sandiaga seluruh transaksi yang ada dapat tercatat dalam neraca ekonomi kreatif.
“Karena dalam neraca ekonomi kreatif [Transaksi barang dan jasa produk ekonomi kreatif], harus kita ukur sebagai nilai tambah dan kontribusi ekonomi kreatif ke perekonomian kita,” imbuh Sandiaga.
Dia pun mendorong pelaku ekonomi kreatif mendaftarkan legalitas produk ekonomi kreatifnya. Dia mendorong agar mereka mengurus hak kekayaan intelektual, paten dan perizinan produknya.
“Kita sudah menugaskan deputi bidang ekonomi digital dan produk kreatif untuk berkolaborasi dengan Kustomfest, apa yang diperlukan, hak dan kekayaan intelektual bisa kita fasilitasi, perizinan UMKM bisa ditata kelola ekonomi digital, dan di regulasi. Dan beberapa kegiatan internasional bisa kita dorong supaya mereka tampil di festival luar negeri untuk mempromosikan Jogja dan Kustomfest,” katanya.
Sandiaga pun mengapresiasi penyelenggaraan Kustomfest tahun 2023 yang perputaran uangnya mencapai Rp20 miliar. Dia berharap tahun ini uang yang beredar dalam event tersebut lebih tinggi lantaran saat ini transaksi dapat dilakukan secara digital.
Sandiaga menilai penyelenggaraan Kustomfest yang mampu memikat custom builder dari beberapa negara di dunia akan meningkatkan promosi pariwisata Jogja juga. Dia berharap melalui event tersebut, kunjungan pariwisata mancanegara ke DIY ikut meningkat.
“Kami di kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif sangat mendorong event ini karena ini akan mendatangkan wisatawan mancanegara yang berkualitas. Tinggalnya lebih dari enam hari di Jogja dan sekitarnya,” ujarnya.
Dari situ, Sandiaga melihat ada peluang penambahan penerbangan langsung ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). “Ini memicu kita untuk menghadirkan lebih banyak penerbangan langsung ke YIA,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Batas Lapor SPT 30 April, Telat Kena Denda Rp100.000
- Terjebak di Lantai 23, Ini Pesan di Baju Selamatkan Penghuni Kebakaran
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
Advertisement
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Tertabrak Kereta di Grobogan, 4 Tewas Termasuk Anak Balita
- IKA FK Unsri Kawal Kasus Dokter Internship Meninggal, Ini Alasannya
- Aksi May Day di Jogja Dibatasi, Massa Tak Bisa ke Titik Nol
- DPR Usul SPT Pribadi Diperpanjang hingga Mei 2026
- May Day Sleman Meriah, Ada Cukur Gratis untuk Pekerja
- Kericuhan May Day Bandung, Sejumlah Pelaku Diamankan
- Kebijakan Baru Prabowo di Hari Buruh, Dari Desa hingga Driver Online
Advertisement
Advertisement








