Advertisement
Arab Saudi Kecam Serangan Teroris di Iran yang Tewaskan 103 Orang
Ilustrasi bom - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, RIYADH—Arab Saudi mengecam serangan teroris di Iran pada Rabu saat penduduk setempat memperingati wafatnya mendiang Jenderal Qassem Soleimani yang dibunuh oleh Amerika Serikat empat tahun lalu.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan Riyadh menolak dan sekaligus mengecam serangan teroris yang menyasar warga sipil di Kota Kerman.
Advertisement
Kerajaan Saudi berbelasungkawa kepada Iran atas para korban ledakan dan berharap para korban luka segera pulih.
Ledakan itu terjadi di rute menuju pemakaman tempat Qassem Soleimani dimakamkan.
BACA JUGA: Dua Ledakan di Iran Tewaskan 73 Orang
Menurut kepala Organisasi Darurat setempat, Sayyed Mohammad Saberi, sedikitnya 103 orang tewas dalam peristiwa tersebut.
Pemerintah setempat menyatakan ledakan Kerman sebagai serangan teroris.
Panglima Garda Revolusi Islam Iran itu terbunuh dalam serangan drone Amerika Serikat di depan bandara Baghdad di Irak pada 3 Januari 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Kendaraan di Jalan Tol Meningkat Jelang Libur Isra Mikraj
- Banjir Bandang di Pulau Siau Sulawesi Utara Berdampak pada 1.377 Warga
- Dokter Peringatkan Risiko Penyakit Pekerja Lapangan Saat Banjir
- Sejumlah Negara di Eropa Imbau Warganya Tinggalkan Iran karena Protes
- Syafiq Ridhan Ali, Korban Hilang Gunung Slamet Ditemukan Meninggal
Advertisement
Mahfud: Rekrutmen Polisi Tanpa Titipan Mulai Diberlakukan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Kulonprogo Genjot Pembukaan Jalan Baru di Perbukitan Menoreh
- PUKAT UGM: KUHAP Tak Atur Penampakan Tersangka dalam Konferensi Pers
- Disnakertrans Bantul Temukan Pelanggaran UMK 2026 saat Sidak
- Digitalisasi MTBS Percepat Deteksi Pneumonia Balita
- Bantul Kucurkan Rp22,3 M untuk BOP dan BOSDA PAUD
- KPK Dalami Modus Uang Hangus di Kasus Setjen MPR
- Gelar Musda, ISMAYA DIY Teguhkan Peran Jaga Keistimewaan Jogja
Advertisement
Advertisement




