Korupsi Migas, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Jemaah umrah - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Krisis Timur Tengah membuat KBRI Riyadh memperketat pemantauan WNI di Arab Saudi. Melalui satgas dan paguyuban komunitas, KBRI memastikan kondisi warga negara Indonesia (WNI) di berbagai wilayah, termasuk di Riyadh dan Dammam, tetap aman di tengah dinamika geopolitik kawasan.
Pemantauan dilakukan secara intensif dengan memanfaatkan laporan satuan tugas serta paguyuban masyarakat Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Arab Saudi sebagai dasar penilaian situasi terkini WNI.
Pelaksana Fungsi Pensosbud 1 KBRI Riyadh, Mahendra, menjelaskan langkah tersebut menjadi bagian dari sistem deteksi dini untuk membaca perkembangan kondisi di lapangan.
“Saat ini KBRI terus memantau kondisi masyarakat Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Arab Saudi melalui satgas dan paguyuban yang ada. Laporan dari mereka kami jadikan acuan untuk menilai kondisi WNI saat ini,” kata Pelaksana Fungsi Pensosbud 1 KBRI Riyadh, Mahendra, Senin (2/3/2026).
Ia menyampaikan, secara umum kondisi WNI terpantau aman. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan, terutama di wilayah yang berdekatan dengan instalasi militer Amerika Serikat, seperti di Kota Riyadh dan Dammam.
“WNI tetap beraktivitas seperti biasa. Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan mahasiswa berbaur dengan komunitas lokal serta mengikuti arahan dan instruksi lebih lanjut dari pemerintah setempat terkait situasi ini,” ujarnya.
Mahendra menambahkan, WNI juga diminta melakukan pendataan mandiri serta menjaga komunikasi aktif dengan paguyuban dan komunitas masing-masing melalui grup WhatsApp yang tersebar di berbagai wilayah Arab Saudi.
“KBRI juga tergabung dalam grup-grup tersebut,” katanya.
Sebelumnya, KBRI Riyadh telah mengimbau seluruh WNI di Arab Saudi agar tetap tenang, tidak panik, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi keamanan di sekitar tempat tinggal masing-masing.
WNI juga diminta melakukan lapor diri kepada KBRI Riyadh melalui laman resmi https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html
sebagai bagian dari sistem perlindungan warga negara di luar negeri.
Dalam kondisi darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh melalui WhatsApp di nomor +966 569173990 untuk mendapatkan bantuan cepat.
KBRI Riyadh menegaskan akan terus memantau perkembangan krisis Timur Tengah secara saksama serta berkoordinasi dengan otoritas terkait guna memastikan keamanan WNI di Arab Saudi tetap terjaga, sembari memperbarui informasi situasi keamanan kepada komunitas Indonesia di Riyadh, Dammam, dan wilayah lainnya melalui jaringan komunikasi yang telah terbangun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.