Advertisement
Emergency Alert Abu Dhabi Berakhir, UEA Nyatakan Situasi Aman
Masyarakat Abu Dhabi lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah dan tidak banyak melakukan aktivitas di luar rumah menyusul adanya peringatan dari otoritas UEA terkait ketegangan yang terjadi di wilayah Timur Tengah. (ANTARA - Hanni Sofia)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Peringatan darurat atau emergency alert kembali masuk ke ponsel warga dan pendatang yang berada di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Minggu (1/3/2026). Notifikasi terbaru yang diterima pada pukul 13.29 waktu setempat menyatakan kondisi keamanan telah terkendali dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Wartawati Kantor Berita ANTARA, Hanni Sofia, yang tengah singgah di Abu Dhabi dalam perjalanan pulang ke Indonesia dari Arab Saudi, mengaku menerima beberapa kali notifikasi serupa dalam 36 jam terakhir melalui ponselnya.
Advertisement
“Thank you for your cooperation. We would like to reassure you that the situation is currently safe, and you may resume your normal activities while continuing to remain cautious and take the necessary precautions (NCEMA),” demikian bunyi pesan resmi yang diterima dari otoritas setempat.
Aktivitas Berangsur Normal
BACA JUGA
Pantauan di sejumlah kawasan Abu Dhabi menunjukkan aktivitas warga kembali berlangsung normal. Pusat perbelanjaan tetap beroperasi, meski mobilitas masyarakat di ruang terbuka tampak belum sepenuhnya pulih. Sebagian warga memilih tetap berada di dalam rumah menyusul eskalasi keamanan yang terjadi sebelumnya.
Sebagai langkah antisipasi lanjutan, pemerintah UEA menetapkan kebijakan pembelajaran daring bagi siswa dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi pada Senin (2/3/2026), hingga situasi benar-benar kondusif.
Otoritas juga mengimbau masyarakat hanya mengakses informasi dari sumber resmi. Pemerintah UEA menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang menyebarkan informasi palsu atau hoaks terkait situasi keamanan.
Dampak ke Transportasi dan Penerbangan
Di sektor transportasi, sejumlah penumpang dilaporkan harus memperpanjang masa transit akibat penundaan dan pembatalan penerbangan. Beberapa gerai fesyen di Yas Mall Abu Dhabi bahkan mencatat lonjakan transaksi dari penumpang yang terpaksa membeli pakaian ganti selama menunggu kepastian jadwal terbang.
Sebelumnya, sejak Sabtu (28/2/2026) sore, ponsel warga beberapa kali menerima peringatan otomatis terkait “potensi ancaman rudal”. Pesan tersebut mengimbau masyarakat segera mencari perlindungan, menjauhi pintu, jendela, dan area terbuka, serta menunggu instruksi lanjutan dari otoritas.
Peringatan darurat ini dikeluarkan menyusul eskalasi militer antara Amerika Serikat–Israel dan Iran. Iran dilaporkan meluncurkan rudal ke wilayah Israel serta sejumlah negara Teluk, termasuk UEA, yang memiliki pangkalan militer AS. Kementerian Pertahanan UEA menyatakan telah melakukan pencegatan terhadap rudal tersebut dan mengecam serangan yang terjadi.
Suara dentuman dan aktivitas pesawat tempur dilaporkan terdengar di wilayah udara Abu Dhabi sejak dini hari hingga siang hari.
Bandara dan Maskapai Terdampak
Ketegangan di kawasan Timur Tengah berdampak pada penutupan dan pembatasan ruang udara. Sejumlah bandara utama, termasuk Bandara Internasional Dubai dan Bandara Internasional Hamad, melakukan penghentian sementara operasional, pengalihan rute, hingga pembatalan penerbangan.
Salah satu maskapai yang terdampak, Etihad Airways, mengumumkan penangguhan sementara seluruh keberangkatan dari Bandara Internasional Zayed.
Kondisi tersebut membuat penumpang menghadapi ketidakpastian perjalanan, pembatalan penerbangan, serta perubahan rute di berbagai negara Teluk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
Advertisement
Cek Jadwal SIM Keliling di Gunungkidul Hari Ini, Rabu 11 Maret 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jay Idzes Tampil Solid, Sassuolo Tetap Tumbang dari Lazio
- Pemkab Bantul Tambal Jalan Rusak di Jalur Padat dan Wisata
- Hasil Undian Piala FA: Man City vs Liverpool Tersaji di Perempat Final
- Maret 2026, 1.880 Hektare Lahan Padi di Kulonprogo Panen
- TikTok Batal Ditutup di Kanada, Operasi Lanjut dengan Pengawasan Ketat
- Prediksi Bhayangkara FC vs Arema FC: Duel Krusial Papan Tengah
- Harga Emas Pegadaian: UBS Rp3,05 Juta dan Galeri24 Rp3,03 Juta
Advertisement
Advertisement







