Advertisement
500 Pekerja Rentan di Jogja Dilindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Penyerahan kepesertaan BPJamsostek dilakukan oleh PJ Walikota Jogja Singgih Raharjo, disaksikan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jogja Teguh Wiyono, GM The Alana Malioboro Joezar Rinaldi di Kantor Kemantren Mantrijeron Kota Jogja, Rabu (4/10 - 2023). ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 500 pekerja informal di Kota Jogja masuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek). Mereka yang didaftarkan merupakan pekerja rentan terdiri dari para pelaku UKM, pemilik usaha warung angkringan, buruh, abang becak dan lain sebagainya.
Pendaftaran ratusan pekerja informal ini, ditandai dengan penyerahan secara simbolis mock up kepesertaan BPJamsostek, di Kantor Kemantren Mantrijeron Kota Jogja, Rabu (4/10/2023). Penyerahan dilakukan oleh PJ Walikota Jogja Singgih Raharjo, disaksikan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jogja Teguh Wiyono, GM The Alana Malioboro Joezar Rinaldi.
Advertisement
BACA JUGA: Program Padat Karya DIY Menyerap Tenaga Kerja 34.656 Warga DIY
Menurut Joezar, pihaknya membiayai pembayaran premi untuk 500 pekerja informal yang terpilih melalui program corporate social responsibility (CSR). Pembayaran iuran dilakukan untuk tiga bulan dan selanjutnya para pekerja informal ini bisa meneruskan membayar sendiri iuran bulanan mereka.
"Melalui program ini, kami ingin sekaligus mendukung program Pemkot Jogja untuk Sertakan atau Sejahterakan Pekerja di Sekitar Anda,” kata Joezar melalui rilisnya, Rabu (4/10/2023).
Dia menjelaskan, CSR pembayaran iuran BPJamsostek itu menjadi yang pertama dilakukan The Alana Malioboro Hotel. Sebelumnya, manajemen lebih banyak menyalurkan dana CSR nya ke panti-panti asuhan yang di wilayah DIY. Dia mengakui, masih banyak pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah yang ada di Jogja dan memerlukan dukungan serupa.
Dia berharap, Langkah serupa bisa diikuti oleh kalangan dunia usaha yang lain, sehingga program yang menjadi amanat UU dan didukung oleh Pemkot ini bisa lebih maksimal.
BACA JUGA: Ada 25.000 Pekerja Indonesia Di-PHK Sepanjang 2022, Terbanyak dari Provinsi Ini
Adapun Singgih Raharjo menyambut baik peran serta dunia usaha untuk mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan ini. Pemkot, memang mendorong dunia usaha, dan bahkan pegawai di lingkungan Pemkot, untuk berbagi ke Masyarakat di sekeliling dengan cara mengikutsertakan mereka ke dalam program BPJamsostek.
"Untuk pegawai di Pemkot agar minimal mengikutsertakan 1 orang warga di sekeliling tempat tinggal mereka. Kalau kami ASN, dan para pekerja formal kan sudah mendapat perlindungan. Sudah terjamin. Lha kalau para abang becak, buruh dan lain sebagainya, mereka kan masih banyak yang belum tersentuh jaminan sosial seperti ini. Akan sangat rentan, manakala mereka nanti menghadapi risiko, misalnya kecelakaan kerja atau kematian,” kata Singgih.
Sementara Teguh Wiyono menambahkan, program jaminan sosial dari BPJamsostek merupakan wujud kehadiran negara untuk memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat. Selain pekerja penerima upah (PU), jaminan sosial ini juga wajib memberikan perlindungan kepada pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU)/pekerja mandiri.
Hal ini dimaksudkan, agar para pekerja bisa bekerja dengan rasa tenang dan aman serta nyaman. Sebab setiap risiko berupa risiko kecelakaan kerja (JKK) dan risiko kematian (JKM), akan ditanggung oleh BPJamsostek. Apalagi iuran perbulan hanya Rp16.800 saja.
"Nah, kepedulian pihak perusahaan seperti The Alana Malioboro Hotel ini, menjadi sangat penting untuk mendukung percepatan pemberian perlindungan bagi para pekerja informal. Semoga menjadi daya pengungkit bagi perusahaan-perusahaan yang lain untuk melakukan hal yang sama,” kata Teguh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km, Ratusan Guguran Lava Terekam
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang, Ini Hasilnya
- Dana Nasabah Mulai Kembali, Kasus BNI Aek Nabara Dikebut
- Bau Menyengat di Muja Muju, Bongkar Temuan Lansia Meninggal di Rumah
- Dari Desa ke Dunia, Pemuda Kulonprogo Diajak Bikin Wisata Viral
- Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini 19 April 2026, Berangkat Sejak Subuh
- Internet Tak Sekadar Hadir, Harus Dipakai di Sekolah dan Puskesmas
- OTT Kepala Daerah Terus Bertambah, Motifnya Tak Melulu Biaya Politik
Advertisement
Advertisement






