Advertisement
Menteri Bahlil Tuding Ada Pihak Asing Terlibat di Konflik Pulau Rempang
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia saat wawancara dengan Bisnis Indonesia di Jakarta, Selasa (25/10/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menuding adanya keterlibatan pihak asing dalam kisruh di Pulau Rempang beberapa waktu lalu Hal tersebut menurutnya, terungkap setelah tim internalnya melakukan investigasi mendalam setelah terjadi konflik.
"Saya tahu kok siapa yang bermain dari luar negeri dalam kasus ini. Tim saya sudah mendapatkan temuan setelah investigasi," tuturnya saat konferensi pers di Jakarta, Senin (25/9/2023).
Advertisement
BACA JUGA : Pemerintah Khawatir China Batal Investasi di Rempang: Indonesia Rugi Besar
Dia menjelaskan setiap ada investasi besar yang ingin masuk ke Kepulauan Riau, selalu ada masalah di masyarakat. Kendati demikian, Bahlil menilai hal tersebut biasa terjadi di dalam setiap persaingan antar negara.
"Saya curiga, setiap kali ada investasi besar mau masuk ke Kepri, selalu saja ada yang menghalangi, ada apa ini?" katanya.
Sayangnya, Bahlil masih merahasiakan negara yang seringkali menghalangi investasi besar di Kepulauan Rian tersebut. Namun, menurutnya, negara tersebut berlokasi tidak jauh dari negara Indonesia.
"Masih negara tetangga kok, saya tidak mau sebut namanya. Biasanya kan negara tetangga itu selalu bersaing dengan teman-teman sendiri kan," ujar Bahlil.
BACA JUGA : Jelang Tenggat Pengosongan Lahan Pulau Rempang, Pemerintah Diminta Tepati Janji
Bahlil mengimbau agar jangan ada lagi pihak asing yang menghalangi investasi besar masuk ke Tanah Air. Menurut Bahlil, dirinya akan pasang badan agar Indonesia menjadi negara maju di kemudian hari.
"Jangan kita pertentangkan terus apa yang terjadi kemarin. Mari kita lihat bangsa ini secara baik," tutur Bahlil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Anggaran JKN PBI Bantul 2026 Naik Jadi Rp60 Miliar
- PSS Kalah dari Kendal, Ansyari Kritik Kepemimpinan Wasit
- Relokasi Pedagang Pantai Sepanjang Tanpa Perpanjangan Waktu
- Jadwal KRL Solo Jogja, Rabu 7 Januari 2026
- Money Follow Program Jadi Kunci APBD 2026 Kota Jogja
- Jadwal SIM Keliling Polda DIY, Rabu 7 Januari 2026
- Lapangan Karang Kotagede Ditutup 6 Bulan, Rumput Rusak Parah
Advertisement
Advertisement





