Menkeu Purbaya Rombak 36 Pejabat Eselon II, Terbanyak di Bea Cukai
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik 36 pejabat eselon II Kemenkeu, terbanyak di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Respons PSI Usai Heboh Isu Kaesang Jadi Kader. Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi, memberikan klarifikasi soal kesiapan dirinya menjadi calon Walikota Depok, Jawa Barat. Dok. Youtube Kaesang Pangarep.
Harianjogja.com, JAKARTA - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangareb diisukan menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Isu itu muncul usai pada Rabu (20/9/2023) malam, PSI mengunggah video seorang pria mirip Kaesang di akun media sosialnya.
Dalam video berdurasi 42 detik itu, pria yang mengatasnamakan diri Mawar itu menegaskan akan masuk ke dunia politik. Di akhir video, muncul siluet pria yang mirip dengan Kaesang.
"Namaku Mawar, bukan nama sebenarnya. Saat ini, aku sudah memantapkan hati untuk masuk ke politik. Aku memang belum punya pengalaman di politik, namun aku punya tujuan yang besar, untuk Indonesia lebih baik. Semoga jalan yang aku pilih adalah jalan yang benar," ujar pria itu.
Lantas banyak pengguna media sosial yang langsung mengomentari unggahan PSI itu. Banyak yang menebak pria itu merupakan Kaesang, yang memberi kode akan bergabung ke PSI.
Meski demikian, pihak PSI belum bisa memberi banyak komentar terkait kebenaran isu tersebut. Plt Sekretaris Jenderal PSI Isyana Bagoes Oka tak menampik atau mengonfirmasi kabar bergabungnya Kaesang ke partai berlambang bunga mawar itu, namun hanya meminta semua pihak bersabar.
"Kami belum bisa sampaikan informasi lebih lanjut. Mohon doanya," ujar Isyana saat dikonfirmasi Bisnis, Rabu (20/9/2023).
Sebelumnya, Kaesang memang kerap 'berurusan' dengan PSI. Beberapa bulan lalu, sempat heboh baliho PSI yang menampilkan foto Kaesang yang seakan menjadi calon wali kota Depok. Meski demikian, belakangan Jokowi memastikan Kaesang tidak akan maju di Pilkada Depok 2024.
Jika memang Kaesang resmi menjadi kader PSI maka dipastikan akan berdampak ke Jokowi ataupun kakaknya, Gibran Rakabuming Raka. Jokowi dan Gibran merupakan kader PDI Perjuangan (PDIP).
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Said Abdullah sempat menegaskan dalam AD/ART PDIP diatur bahwa dalam keluarga inti kader tak boleh ada yang berkarier di partai politik lain. Menurut Said, aturan itu sudah lama berlaku di PDIP.
BACA JUGA: Siap-siap Warga Sleman, Hari Ini Jadwal Pemadaman Listrik Kamis 21 September 2023
"Di partai kami itu jelas, peraturan itu [satu keluarga satu partai] bukan saat ini saja, peraturan itu sudah tiga periode. Enggak usah kaget dengan peraturan itu, sudah paten. Menegakkan disiplin organisasi itu kan segala-galanya," jelas Said di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik 36 pejabat eselon II Kemenkeu, terbanyak di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa