Advertisement
Heboh Isu Kaesang Jadi Kader, Begini Respons PSI
Respons PSI Usai Heboh Isu Kaesang Jadi Kader. Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi, memberikan klarifikasi soal kesiapan dirinya menjadi calon Walikota Depok, Jawa Barat. Dok. Youtube Kaesang Pangarep.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangareb diisukan menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Isu itu muncul usai pada Rabu (20/9/2023) malam, PSI mengunggah video seorang pria mirip Kaesang di akun media sosialnya.
Dalam video berdurasi 42 detik itu, pria yang mengatasnamakan diri Mawar itu menegaskan akan masuk ke dunia politik. Di akhir video, muncul siluet pria yang mirip dengan Kaesang.
Advertisement
"Namaku Mawar, bukan nama sebenarnya. Saat ini, aku sudah memantapkan hati untuk masuk ke politik. Aku memang belum punya pengalaman di politik, namun aku punya tujuan yang besar, untuk Indonesia lebih baik. Semoga jalan yang aku pilih adalah jalan yang benar," ujar pria itu.
Lantas banyak pengguna media sosial yang langsung mengomentari unggahan PSI itu. Banyak yang menebak pria itu merupakan Kaesang, yang memberi kode akan bergabung ke PSI.
Meski demikian, pihak PSI belum bisa memberi banyak komentar terkait kebenaran isu tersebut. Plt Sekretaris Jenderal PSI Isyana Bagoes Oka tak menampik atau mengonfirmasi kabar bergabungnya Kaesang ke partai berlambang bunga mawar itu, namun hanya meminta semua pihak bersabar.
"Kami belum bisa sampaikan informasi lebih lanjut. Mohon doanya," ujar Isyana saat dikonfirmasi Bisnis, Rabu (20/9/2023).
Sebelumnya, Kaesang memang kerap 'berurusan' dengan PSI. Beberapa bulan lalu, sempat heboh baliho PSI yang menampilkan foto Kaesang yang seakan menjadi calon wali kota Depok. Meski demikian, belakangan Jokowi memastikan Kaesang tidak akan maju di Pilkada Depok 2024.
Jika memang Kaesang resmi menjadi kader PSI maka dipastikan akan berdampak ke Jokowi ataupun kakaknya, Gibran Rakabuming Raka. Jokowi dan Gibran merupakan kader PDI Perjuangan (PDIP).
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Said Abdullah sempat menegaskan dalam AD/ART PDIP diatur bahwa dalam keluarga inti kader tak boleh ada yang berkarier di partai politik lain. Menurut Said, aturan itu sudah lama berlaku di PDIP.
BACA JUGA: Siap-siap Warga Sleman, Hari Ini Jadwal Pemadaman Listrik Kamis 21 September 2023
"Di partai kami itu jelas, peraturan itu [satu keluarga satu partai] bukan saat ini saja, peraturan itu sudah tiga periode. Enggak usah kaget dengan peraturan itu, sudah paten. Menegakkan disiplin organisasi itu kan segala-galanya," jelas Said di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BGN Pecat Kepala SPPG Tanjung Kesuma Terkait Dugaan Pencabulan Anak
- YouTuber Resbob dan Bigmo Jadi Tersangka Fitnah Azizah Salsha
- ABK Penyelundup 2 Ton Sabu di Batam Divonis 5 Tahun Penjara
- Update Mudik Lebaran 2026: Masih Ada 2,37 Juta Tiket Kereta Api KAI
- Penetapan Hakim Adies Kadir Dipersoalkan, Begini Amar Putusan MKMK
Advertisement
Dishub Bantul Siapkan 7 Pos Pantau Mudik, Puncak Arus Diprediksi H-2
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo Instruksikan Genjot Riset PLTS dan Kompor Listrik
- Alwi Farhan Tantang Chou Tien Chen di 16 Besar All England 2026
- Gol Kenji Nishioka Bawa Manila Digger Ungguli Dewa United 1-0
- Waspada Bibit Siklon 90S, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Terjang DIY
- Iran Tolak Mentah-Mentah Tawaran Mediasi Indonesia Terkait Konflik AS
- Dishub Kulonprogo Prediksi Arus Mudik Lebaran 2026 Lancar Terkendali
- Putri KW Tembus Perempat Final All England 2026
Advertisement
Advertisement








