Advertisement

Penipuan Pembuatan Paspor Jebak Pelaku dengan Janji Tanpa Mengantre

Newswire
Kamis, 07 September 2023 - 10:17 WIB
Maya Herawati
Penipuan Pembuatan Paspor Jebak Pelaku dengan Janji Tanpa Mengantre Paspor, visa - Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SEMARANG—Kantor Imigrasi Semarang, Jawa Tengah, menindaklanjuti laporan belasan orang yang diduga menjadi korban penipuan pembuatan paspor dengan modus mendapat nomor antrean tanpa harus mendaftar lebih dahulu di aplikasi M-Paspor.

Kepala Kantor Imigrasi Semarang Guntur Sahat Hamonangan, Kamis, mengatakan pelaku penipuan itu menggunakan modus memasang nomor telepon di penunjuk kantor imigrasi aplikasi Google Maps.

Advertisement

"Nomor pelaku itu disebar melalui kolom tanya jawab di Google Maps," kata Guntur di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (7/9/2023).

Dari keterangan para korban, dia menjelaskan para pelaku penipuan menjanjikan bisa mengurus pendaftaran pembuatan paspor, namun harus membayar dahulu biaya di muka.

BACA JUGA: 8 Makanan yang Layak Dikonsumsi Saat Menghadapi Polusi, Bisa Cegah Dehidrasi

Menurut Guntur, biaya yang harus dibayar para korban penipuan pembuatan paspor itu sesuai dengan biaya resmi dari kantor imigrasi, yakni antara Rp350.000 hingga Rp1 juta. Dia mencontohkan adanya laporan dari salah satu pihak yang sudah membayar Rp650.000 per orang untuk pembuatan e-Paspor.

Guntur menyebut munculnya berbagai modus penipuan pembuatan paspor itu diduga akibat permintaan yang cukup besar namun ada keterbatasan jumlah kuota tiap hari.

Dia mempersilakan masyarakat yang akan membuat paspor untuk mendaftar dahulu melalui aplikasi M-Paspor guna memperoleh nomor pendaftaran. Masyarakat juga bisa memanfaatkan jalur percepatan dengan biaya sebesar Rp1 juta untuk tiap permohonan paspor. Hal ini untuk menghindari penipuan pembuatan paspor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Ke Bandara YIA Pakai Bus Damri? Simak Jadwalnya di Sini

Jogja
| Jum'at, 29 September 2023, 04:27 WIB

Advertisement

alt

Di Coober Pedy, Penduduk Tinggal dan Beribadah di Bawah Tanah

Wisata
| Kamis, 28 September 2023, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement